Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Tambang Edukasi Pengolahan Nugget Ikan Patin, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Bernilai Ekonomi

datariau.com
68 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Tambang Edukasi Pengolahan Nugget Ikan Patin, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Bernilai Ekonomi

KAMPAR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Desa Tambang Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Demonstrasi Pengolahan Nugget Ikan Patin di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tambang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkenalkan inovasi pengolahan ikan patin menjadi produk pangan bergizi, praktis, serta memiliki nilai tambah ekonomi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KUKERTA UNRI berupaya mendorong masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi pangan lokal, khususnya ikan patin yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kampar. Pengolahan ikan patin menjadi nugget dinilai mampu menjadi alternatif menu keluarga yang disukai berbagai kalangan sekaligus membuka peluang usaha berbasis produk olahan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kandungan gizi ikan patin yang kaya protein serta potensinya untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan bernilai tambah. Mahasiswa menjelaskan bahwa nugget ikan patin merupakan salah satu inovasi pangan yang tidak hanya meningkatkan variasi menu keluarga, tetapi juga dapat meningkatkan minat masyarakat, terutama anak-anak, untuk mengonsumsi ikan.


Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Demonstrasi Pengolahan Nugget dan Fishball Ikan Patin di Desa Sungai Bakau


Setelah sesi pemaparan materi, peserta diperkenalkan dengan berbagai peralatan dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan nugget ikan patin. Peralatan yang disiapkan meliputi chopper, pisau, talenan, baskom, loyang, panci kukus, kompor, wadah adonan, serta perlengkapan memasak lainnya.

Sementara itu, bahan yang digunakan terdiri atas 250 gram daging ikan patin fillet, 50 gram tepung tapioka, 50 gram tepung terigu, empat siung bawang putih goreng, satu butir telur, wortel, daun bawang, penyedap rasa, tepung terigu yang telah dicampur air, tepung panir, dan minyak goreng.

Mahasiswa kemudian mempraktikkan setiap tahapan pembuatan nugget secara langsung di hadapan peserta. Daging ikan patin yang telah difillet terlebih dahulu dicuci hingga bersih, kemudian dicacah menggunakan chopper bersama bawang putih goreng hingga menghasilkan tekstur yang halus.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI Ajak Murid SDN 11 Bantan dalam Sosialisasi Gemar Makan Ikan Lewat Inovasi Olahan Perikanan


Adonan ikan selanjutnya dicampurkan dengan tepung tapioka, tepung terigu, telur, wortel, daun bawang, dan penyedap rasa. Seluruh bahan diaduk hingga tercampur rata sebelum dimasukkan ke dalam loyang untuk dikukus selama kurang lebih 30 menit hingga matang.

Setelah matang, adonan didinginkan dan dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Potongan nugget kemudian dicelupkan ke dalam larutan tepung terigu sebelum dilapisi tepung panir hingga seluruh permukaannya tertutup sempurna.

Tahap terakhir dilakukan dengan menggoreng nugget dalam minyak panas hingga berwarna kuning keemasan. Nugget yang telah matang kemudian ditiriskan dan disajikan untuk dinikmati bersama para peserta.

Baca juga:Upaya Cegah Stunting, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Patin


Pelaksanaan demonstrasi berlangsung dalam suasana yang edukatif dan interaktif. Para peserta tampak antusias memperhatikan setiap tahapan pengolahan, mulai dari proses pencampuran bahan hingga teknik pelapisan dan penggorengan. Hasil akhir nugget ikan patin yang telah selesai diolah juga diperlihatkan kepada peserta sebagai contoh produk yang dapat dibuat di rumah.

Bidan Puskesmas Pembantu Desa Tambang, Yurna Ningsih, A.Md.Keb., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan dari tenaga kesehatan terhadap program edukasi pengolahan pangan yang diinisiasi mahasiswa KUKERTA UNRI.

Salah seorang peserta, Elvia Nora, mengaku memperoleh pengetahuan baru melalui demonstrasi tersebut. Menurutnya, proses pembuatan nugget ikan patin cukup mudah dipahami sehingga dapat dipraktikkan kembali di rumah.

"Demonstrasi ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru mengenai cara mengolah ikan patin menjadi nugget. Proses pembuatannya mudah dipahami dan hasilnya juga enak, sehingga dapat dicoba kembali di rumah," ujarnya.

Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Tambang berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan patin menjadi produk pangan yang lebih menarik dan bernilai jual. Selain menjadi alternatif menu bergizi bagi keluarga, nugget ikan patin juga berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga yang dapat menambah pendapatan masyarakat.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Melalui kegiatan Demonstrasi Pengolahan Nugget Ikan Patin ini, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Desa Tambang Tahun 2026 menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pengabdian yang edukatif, inovatif, dan aplikatif. Kolaborasi antara mahasiswa, Puskesmas Pembantu Desa Tambang, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan potensi pangan lokal sekaligus mendorong lahirnya produk olahan yang sehat, bernilai ekonomi, dan berdaya saing.***

Penulis
: Dhea Nur Shaura
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)