Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Giti Edukasi dan Praktik Pembuatan Nugget Lele, Dorong Peluang UMKM Berbasis Perikanan Lokal

datariau.com
119 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Giti Edukasi dan Praktik Pembuatan Nugget Lele, Dorong Peluang UMKM Berbasis Perikanan Lokal

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Desa Giti 2026 menggelar kegiatan edukasi dan praktik pembuatan nugget lele sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Giti, Sabtu (18/7/2026), itu diikuti oleh ibu-ibu masyarakat setempat yang antusias mempelajari teknik mengolah ikan lele menjadi produk pangan inovatif, bergizi, dan bernilai ekonomis.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja Mahasiswa Kukerta UNRI yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Tim pelaksana terdiri atas Ramses Abrino Mangaratua Manurung, Restina Lumban Gaol, Suci Pramita Sari, Gilang Ramadhan, Tesa Nuraini, Angelita Octia Ramadhani Yulio, Sri Wahyuni, Lia Sulistiarini, dan Nur Zelika Putri di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhammad Ihsan, S.Pd.I., M.Si.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjual ikan lele dalam bentuk segar, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk siap konsumsi yang memiliki daya saing lebih tinggi di pasaran.

Baca juga:FISIP Berdampak UNRI Gandeng TUKR Edukasi Warga Sri Meranti Kelola Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi


Desa Giti sendiri dikenal memiliki potensi perikanan air tawar yang cukup besar. Salah satu usaha budidaya yang berkembang adalah Budidaya Ikan Lele Muslan Lubis yang telah dikenal tidak hanya di Desa Giti, tetapi juga di sejumlah desa sekitar. Selama ini hasil panen sebagian besar dipasarkan dalam bentuk ikan segar.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa menghadirkan inovasi pengolahan ikan lele menjadi nugget sebagai alternatif produk olahan yang mampu meningkatkan nilai jual hasil budidaya lokal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kandungan gizi ikan lele, pentingnya konsumsi protein hewani bagi keluarga, serta peluang usaha dari produk olahan berbahan dasar ikan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai standar kebersihan selama proses produksi, pemilihan bahan baku berkualitas, hingga teknik pengemasan yang menarik agar produk memiliki nilai jual lebih tinggi.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Gerakan PHBS di SDN 007 Pasar Usang Baserah, Tanamkan Budaya Hidup Sehat Sejak Dini


Tidak hanya menerima teori, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung seluruh tahapan pembuatan nugget lele. Mulai dari pemilihan bahan baku, pembersihan dan penggilingan daging ikan, pencampuran bumbu dan adonan, proses pengukusan, pencetakan, pelapisan tepung panir, hingga teknik penyimpanan yang tepat agar kualitas produk tetap terjaga.

Seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan sehingga memahami proses produksi secara menyeluruh dan diharapkan mampu mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai komposisi bahan, cara menghasilkan tekstur nugget yang lembut, teknik penyimpanan di dalam freezer, hingga perhitungan modal dan potensi keuntungan apabila produk dipasarkan sebagai usaha rumahan.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI Edukasi Gerakan Anti-Bullying di SDN 002 Pasar Usang Baserah, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak


Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang usaha berbasis olahan ikan yang dinilai memiliki prospek cukup menjanjikan.

Salah seorang peserta, Bu Nora, mengaku memperoleh wawasan baru melalui praktik tersebut.

"Kami ibu-ibu biasanya cuma tahu goreng biasa seperti pecel lele atau dibuat sambal ikan lele. Tidak kepikiran membuat nugget dari lele," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuka ide baru dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk yang lebih menarik, praktis, sekaligus memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan hanya menjual ikan dalam kondisi segar.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini Berbasis Game-Based Learning di SDN 001 Rimba Sekampung


Hal senada disampaikan peserta lainnya, Bu Esi. Ia menilai nugget lele memiliki cita rasa yang lezat dan berpotensi menjadi peluang usaha bagi masyarakat.

"Nugget lele rasanya enak dan legit, bisa jadi ide buat menghasilkan cuan buat masyarakat," katanya.

Penulis
: Angelita Octia Ramadhani Yulio & Tesa Nuraini
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)