KUANTAN SINGINGI, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 87 menghadirkan Pojok Baca Ekādaśa Aksara di Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi.
Program kerja tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan minat baca sekaligus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat desa, khususnya bagi generasi muda.
Pojok Baca Ekādaśa Aksara dirancang sebagai ruang membaca yang nyaman, menarik, dan mudah diakses oleh anak-anak maupun masyarakat Desa Teberau Panjang. Mahasiswa KKN menghadirkan sejumlah koleksi buku bacaan yang ditata dalam suasana ramah anak sehingga dapat menjadi tempat belajar sekaligus aktivitas edukatif.
Baca juga:Apresiasi Kreativitas Siswa, KKN UMRI Kelompok 22 Umumkan Pemenang Lomba Lentera Literasi di SDN 07 Jati Mulya
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong anak-anak untuk kembali menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 87 berkoordinasi dengan perangkat Desa Teberau Panjang. Warga sekitar juga dilibatkan dalam proses penataan ruang serta pengumpulan berbagai bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan di Pojok Baca.
Selain menyediakan fasilitas, mahasiswa turut mendampingi anak-anak desa dalam memanfaatkan ruang baca tersebut. Pendampingan dilakukan melalui kegiatan membaca dan aktivitas edukatif lainnya agar keberadaan Pojok Baca tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara aktif.
Baca juga:Tingkatkan Minat Baca Pelajar, KKN UMRI Kelompok 22 Resmikan Lentera Literasi di Desa Jati Mulya
Ketua KKN 87 UMRI mengatakan, Pojok Baca Ekādaśa Aksara diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat Desa Teberau Panjang.
“Kami berharap Pojok Baca Ekādaśa Aksara ini dapat menjadi ruang belajar yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat Desa Teberau Panjang. Tidak hanya sebagai hasil dari program kerja KKN, tetapi juga dapat terus dijaga dan dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk menumbuhkan budaya literasi,” ujar Ketua KKN 87 UMRI.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Teberau Panjang. Kepala Desa Teberau Panjang mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN 87 UMRI yang telah membantu menghadirkan sarana literasi bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi program dari mahasiswa KKN 87 UMRI. Adanya Pojok Baca Ekādaśa Aksara ini tentu sangat membantu desa dalam menumbuhkan minat baca, khususnya bagi anak-anak. Kami berharap fasilitas ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan ke depannya,” ungkap Kepala Desa Teberau Panjang.
Baca juga:Mahasiswa FBN UNRI Gelar LAYAR GEMBIRA di Pekanbaru, Edukasi Anti-Bullying dan Tingkatkan Minat Baca Anak
Melalui program Pojok Baca Ekādaśa Aksara, KKN Kelompok 87 UMRI berharap kontribusi yang diberikan dapat terus dirasakan masyarakat meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.