Mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41 Dampingi UMKM Kedung Sari Go Digital, Bantu Pembuatan QRIS di Empat RW

datariau.com
58 view
Mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41 Dampingi UMKM Kedung Sari Go Digital, Bantu Pembuatan QRIS di Empat RW

PEKANBARU, datariau.com - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (UNRI) Kelompok 41 melaksanakan program pendampingan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kedung Sari, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 28 Juni 2026 itu dilaksanakan di empat Rukun Warga (RW) di Kelurahan Kedung Sari dengan fokus membantu para pelaku UMKM dalam pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.

Program tersebut merupakan salah satu upaya mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI untuk mendorong transformasi digital di sektor UMKM sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat.

Baca juga:Tim Dosen PBSI Adakan Pelatihan Pembuatan Presentasi Berbasis AI di Kuantan Hilir


Tidak hanya memberikan sosialisasi mengenai manfaat penggunaan QRIS, mahasiswa juga mendampingi para pelaku usaha mulai dari proses pendaftaran hingga QRIS aktif dan siap digunakan sebagai alat transaksi non-tunai.

Ketua KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41 mengatakan, penggunaan QRIS memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha, mulai dari kemudahan transaksi hingga peningkatan kepercayaan pelanggan.

"Melalui program ini, kami berharap pelaku UMKM di Kelurahan Kedung Sari dapat lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital dan memiliki daya saing yang lebih baik di era modern," ujarnya.

Baca juga:Dosen Ilmu Pemerintahan UNRI Sosialisasi Pembangunan Kampung Hijau Melalui BUMKam di Dosan


Menurutnya, sistem pembayaran digital melalui QRIS mampu mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli, mengurangi risiko peredaran uang palsu, mempercepat proses pembayaran, serta mendukung pengelolaan usaha yang lebih modern dan efisien.

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif berdiskusi dengan mahasiswa mengenai berbagai hal, mulai dari tata cara penggunaan QRIS, keamanan transaksi digital, hingga manfaat yang dapat diperoleh dalam mendukung perkembangan usaha.

Salah seorang peserta, Adek Halimah, pedagang mi di Kelurahan Kedung Sari, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan mahasiswa KUKERTA.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP UNRI Launching Program DIBA Kampung Dosan


"Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan pendampingan pembuatan QRIS dari mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41. Sebelumnya pelanggan hanya bisa membayar menggunakan uang tunai, tetapi sekarang mereka bisa membayar secara non-tunai dengan lebih mudah," ujarnya.

Ia mengatakan, kehadiran QRIS memberikan kemudahan dalam melayani pelanggan karena transaksi menjadi lebih praktis dan tidak lagi direpotkan dengan penyediaan uang kembalian.

"Alhamdulillah, sekarang pelanggan bisa membayar dengan QRIS. Prosesnya lebih praktis dan saya tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian. Terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41 yang telah membantu pembuatan QRIS untuk usaha saya," tambahnya.

Baca juga:Dukung Peningkatan UMKM Kampung, Mahasiswa KKN MBKM FISIP UNRI Sosialisasi Pemasaran Digital Kepada Pelaku Usaha di Kampung Tanjung Kuras


Program pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam menjalankan usaha. Selain mempercepat transaksi, penggunaan QRIS juga dinilai dapat memperluas jangkauan pasar karena semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan pembayaran digital.

Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KUKERTA FISIP UNRI Kelompok 41 berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kelurahan Kedung Sari yang memanfaatkan QRIS sebagai bagian dari transformasi digital usaha.

Dengan semakin luasnya penggunaan sistem pembayaran digital, UMKM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta MBKM FISIP UNRI Kampung Dosan 2024 Gelar Forum Diskusi bersama POKDARWIS


Program ini mengusung semangat "Mahasiswa KUKERTA FISIP Berdampak untuk Negeri Kelompok 41: Bersama UMKM Kedung Sari Mewujudkan Digitalisasi Usaha melalui QRIS untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kesejahteraan Masyarakat," sebagai wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung kemajuan ekonomi lokal melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.***

Penulis
: Siti Anjarsari & Haniva Novela
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)