SMM PANEL INDO

Mahasiswa KKN Universitas Riau Olah Ikan Lomek Jadi Pempek, Cuka Buah Kedabu Jadi Inovasi Baru

datariau.com
150 view
Mahasiswa KKN Universitas Riau Olah Ikan Lomek Jadi Pempek, Cuka Buah Kedabu Jadi Inovasi Baru

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) menghadirkan inovasi pengolahan hasil perikanan lokal melalui pelatihan pembuatan pempek berbahan dasar ikan lomek dengan memanfaatkan cuka buah kedabu di Kampung Kayu Ara Permai.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UNRI dalam mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi sumber daya lokal agar memiliki nilai tambah dan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu PKK, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat Kampung Kayu Ara Permai. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan penyampaian materi, demonstrasi, hingga praktik langsung oleh peserta.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Kebun TOGA di Desa Sabak Permai, Edukasi Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Kesehatan


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan potensi ikan lomek sebagai bahan baku pangan yang dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah mengolah ikan lomek menjadi pempek.

Tak hanya mengandalkan ikan lomek, mahasiswa KKN juga memperkenalkan pemanfaatan buah kedabu sebagai bahan dasar pembuatan cuka alami. Cuka buah kedabu kemudian digunakan dalam pembuatan kuah cuko sebagai pelengkap pempek.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi ikan lomek serta manfaat dan peluang pemanfaatan buah kedabu. Mahasiswa kemudian mendemonstrasikan tahapan pengolahan ikan lomek menjadi adonan pempek hingga proses pembuatan kuah cuko berbahan dasar cuka buah kedabu.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Sukses Gelar Semarak Hari Anak Nasional di Desa Segati, Libatkan 110 Peserta dari Tiga Dusun


Setelah demonstrasi, peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan pempek. Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama ketika peserta mencoba mengolah bahan-bahan lokal tersebut menjadi makanan siap konsumsi.

Pemanfaatan bahan lokal menjadi salah satu keunggulan dari program ini. Ikan lomek yang selama ini menjadi salah satu hasil perikanan masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk olahan dengan bentuk dan nilai jual yang lebih tinggi. Sementara itu, buah kedabu yang memiliki potensi untuk diolah menjadi cuka alami juga diperkenalkan sebagai bahan pendukung produk pangan.

Mahasiswa KKN UNRI berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Melalui keterampilan yang diperoleh, ibu-ibu PKK maupun pelaku UMKM diharapkan mampu menciptakan produk olahan baru yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus membuka peluang usaha.

Inovasi pempek ikan lomek dengan kuah cuko berbahan cuka buah kedabu juga diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan Kampung Kayu Ara Permai. Produk tersebut berpotensi dikembangkan sebagai kuliner khas yang memiliki identitas lokal sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Program ini menunjukkan bahwa potensi bahan pangan yang tersedia di lingkungan masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk kreatif apabila didukung pengetahuan, keterampilan, dan inovasi yang tepat.

Dengan adanya pelatihan tersebut, mahasiswa KKN UNRI turut mendorong masyarakat Kampung Kayu Ara Permai untuk tidak hanya menjual hasil perikanan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga mengolahnya menjadi produk siap jual yang memiliki nilai tambah.

Ke depan, pengembangan produk pempek ikan lomek dengan cuka buah kedabu diharapkan dapat dilanjutkan melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan sebagai usaha UMKM lokal. Dengan demikian, inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ikut memperkuat potensi ekonomi Kampung Kayu Ara Permai.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)