SMM PANEL INDO

Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Kebun TOGA di Desa Sabak Permai, Edukasi Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Kesehatan

datariau.com
94 view
Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Kebun TOGA di Desa Sabak Permai, Edukasi Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Kesehatan

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sabak Permai, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, pada Rabu (3/7/2026). Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman obat sekaligus mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi lebih produktif.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KUKERTA UNRI dalam mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga. Selain mendukung pola hidup sehat, keberadaan kebun TOGA juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan bernilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan di lingkungan rumah, seperti jahe, kunyit, kencur, serai, temulawak, serta berbagai tanaman herbal lainnya. Tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak manfaat sebagai obat tradisional yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan keluarga secara mandiri.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Edukasi Pemilahan Sampah dan Pembuatan POC di Sabak Permai Siak


Ketua Kelompok KUKERTA Universitas Riau Desa Sabak Permai, Sandi Efendi, mengatakan program pembuatan TOGA dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat sebagai media budidaya tanaman obat.

Menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui manfaat tanaman herbal maupun cara membudidayakannya, padahal tanaman tersebut mudah ditanam dan memiliki banyak khasiat untuk kebutuhan sehari-hari.

"Melalui program pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan pekarangan rumah secara lebih produktif dengan menanam berbagai tanaman herbal seperti jahe, kunyit, kencur, serai, temulawak, dan tanaman obat lainnya. Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian tanaman herbal serta mendukung terciptanya lingkungan yang hijau, sehat, dan asri," ujar Sandi.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Latih Warga Desa Sabak Permai Olah Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Kompos Organik


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pencarian dan pengumpulan bibit tanaman obat yang akan ditanam. Mahasiswa bersama masyarakat memilih berbagai jenis bibit yang umum dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dan mudah tumbuh di lingkungan sekitar.

Setelah seluruh bibit terkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman di lahan yang telah dipersiapkan. Penanaman perdana dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dusun Puja Kusuma sebagai bentuk dukungan terhadap program yang diinisiasi mahasiswa KUKERTA UNRI.

Selanjutnya, seluruh peserta bersama mahasiswa bergotong royong menanam bibit hingga seluruh tanaman tertanam dengan baik. Selain praktik penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai teknik budidaya, manfaat masing-masing tanaman herbal, serta cara perawatan agar tanaman dapat tumbuh optimal dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Hadirkan Pojok Belajar Anak Desa, Tingkatkan Minat dan Kemampuan Belajar Anak di Sabak Permai


Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Ibu-ibu PKK dan masyarakat tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pengenalan jenis tanaman obat, diskusi mengenai manfaatnya, hingga praktik penanaman secara langsung.

Peserta juga aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar cara perawatan tanaman, teknik penanaman yang baik, hingga pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif menjaga kesehatan keluarga. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya minat untuk mengembangkan kebun TOGA di pekarangan masing-masing.

Penulis
: Miftahul Jannah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)