PANGKALAN KURAS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 97 menggelar sosialisasi Eco Enzyme sekaligus meresmikan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Surya Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahad (31/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung BPD Desa Surya Indah tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, ibu-ibu PKK, kelompok tani, hingga perwakilan RT dan RW.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UMRI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan limbah organik sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Baca juga:
Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Jadi Barang Bernilai di Kampung Sungai Selodang
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 97 memperkenalkan Eco Enzyme kepada masyarakat, mulai dari pengertian, manfaat, hingga tahapan pembuatannya. Eco Enzyme merupakan cairan yang dihasilkan melalui proses fermentasi limbah organik, seperti kulit buah dan sisa sayuran.
Pemanfaatan limbah organik tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga. Selain itu, Eco Enzyme juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya memberikan materi secara teori, mahasiswa KKN Kelompok 97 juga mengajak masyarakat untuk mengikuti praktik pembuatan Eco Enzyme secara langsung.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Ajak PKK Jaya Mukti Ubah Limbah Dapur Jadi Eco Enzyme
Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang diperagakan mahasiswa. Melalui praktik tersebut, masyarakat mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai cara mengolah limbah organik agar tidak langsung berakhir sebagai sampah, tetapi dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peresmian Taman TOGA yang sebelumnya telah dibuat oleh mahasiswa KKN UMRI Kelompok 97.
Taman TOGA tersebut dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan untuk menanam berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai tanaman obat keluarga.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Warga Sangkir Indah Olah Jeruk Gugur Jadi Eco Enzyme
Keberadaan Taman TOGA diharapkan dapat membantu masyarakat mengenal lebih dekat berbagai jenis tanaman yang memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi ruang edukasi, taman tersebut juga diharapkan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Surya Indah.
Melalui dua kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 97 berupaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi mengenai Eco Enzyme diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan mengelola limbah organik dari tingkat rumah tangga.
Sementara itu, program Taman TOGA menjadi langkah untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lingkungan sekitar secara produktif melalui budidaya tanaman yang memiliki manfaat.
Baca juga:Disebar ke Semua Media Sosial, Ribuan Berita KKN Mahasiswa di Data Riau Cepat Viral
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 97 berharap kegiatan yang telah dilaksanakan tidak berhenti setelah program KKN selesai, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat.
Keterlibatan perangkat desa, PKK, kelompok tani, serta unsur RT dan RW dalam kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan program.