Mahasiswa KKN KUKERTA Berdampak Universitas Riau dan Ibu-Ibu PKK Kompak Olah Sagu dalam Kegiatan Masak Bersama

Samsul
39 view
Mahasiswa KKN KUKERTA Berdampak Universitas Riau dan Ibu-Ibu PKK Kompak Olah Sagu dalam Kegiatan Masak Bersama
MERANTI, datariau.com- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Kantor Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (22/7/2026), saat mahasiswa KKN KUKERTA Berdampak Universitas Riau bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menggelar kegiatan masak bersama berbahan dasar sagu, pangan khas daerah setempat.

Kegiatan yang berlangsung secara sederhana ini bertujuan mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN dan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, melalui aktivitas memasak bersama tanpa dikemas dalam bentuk pelatihan maupun seminar.

Sejak sore hari, suasana dapur dipenuhi aroma sagu yang tengah diolah. Ibu-ibu PKK membawa bahan dan peralatan memasak masing-masing, sementara mahasiswa KKN turut membantu menyiapkan perlengkapan serta bahan-bahan yang akan digunakan. Kebersamaan pun terjalin melalui obrolan santai dan saling berbagi pengalaman mengenai cara mengolah sagu.

Ketua Kelompok KKN Desa Lukun mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang sebagai ajang mempererat hubungan dengan masyarakat.

"Kegiatan ini murni masak bersama, bukan pelatihan. Ibu-ibu di sini sudah sangat mahir mengolah sagu, sedangkan kami ikut belajar langsung dari mereka sambil membangun kebersamaan," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa dan ibu-ibu PKK bekerja sama membagi tugas, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah mi sagu, hingga memasak dan menyajikan hidangan. Suasana semakin meriah dengan canda tawa ketika beberapa mahasiswa masih belajar teknik mengolah sagu yang benar.

Salah seorang anggota PKK mengaku senang karena mahasiswa tidak hanya hadir untuk mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses memasak.

"Senang rasanya adik-adik mahasiswa mau ikut belajar masak bersama kami. Suasananya jadi seperti berkumpul bersama keluarga," tuturnya.

Selain memasak, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bertukar cerita antara mahasiswa dan masyarakat. Ibu-ibu PKK berbagi pengalaman tentang sagu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sementara mahasiswa menceritakan pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama menikmati hidangan berbahan dasar sagu yang dimasak secara gotong royong. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN KUKERTA Berdampak Universitas Riau dan masyarakat Desa Lukun selama masa pengabdian.

Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa KKN berharap kedekatan dengan masyarakat dapat terus terjalin serta memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa.***
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)