PEKANBARU, datariau.com - Menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini menjadi salah satu fokus pengabdian Mahasiswa FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Universitas Riau di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai. Melalui Program K.I.T.A (Kelas Inspirasi Tumbuh Anak) edisi Edukasi Kewirausahaan Anak, mahasiswa mengajak anak-anak Panti Asuhan Maranatha untuk belajar menjadi pribadi kreatif, inovatif, dan mandiri melalui kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif, Sabtu (4/7/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam memperkenalkan konsep kewirausahaan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga mengajak peserta untuk mempraktikkan secara langsung proses menciptakan produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya memiliki karakter seorang wirausahawan, seperti percaya diri, kreatif, berani mengambil peluang, serta mampu menghadapi tantangan dan risiko. Anak-anak juga diperkenalkan dengan tahapan sederhana dalam menciptakan sebuah produk yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Baca juga:Dosen Sosiologi FISIP UNRI Serahkan Rekomendasi Kebijakan ke DPRD Kabupaten Kampar
Setelah sesi materi, suasana semakin semarak ketika para peserta mengikuti praktik pembuatan kerajinan tangan. Dalam kegiatan tersebut, setiap anak diberikan kebebasan untuk menuangkan ide dan kreativitasnya menjadi sebuah produk yang unik. Melalui metode belajar sambil praktik, anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai jual.
Mahasiswa FBN Kelurahan Palas menjelaskan bahwa kewirausahaan bukan sekadar aktivitas berdagang atau mencari keuntungan, melainkan juga proses membangun karakter. Nilai-nilai seperti keberanian mencoba hal baru, kemampuan berinovasi, pantang menyerah, serta kesiapan menghadapi kegagalan menjadi bekal penting yang perlu ditanamkan sejak dini.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berkarya. Dengan kreativitas dan keberanian mencoba, mereka dapat menciptakan sesuatu yang bermanfaat bahkan bernilai ekonomi," ungkap salah seorang mahasiswa FBN dalam kegiatan tersebut.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta FISIP UNRI Belajar Pemberdayaan UMKM Bunga Telang, Dorong Pemanfaatan Pekarangan Bernilai Ekonomi
Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak Panti Asuhan Maranatha. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara, aktif berdiskusi, serta bersemangat ketika membuat hasil karya mereka masing-masing.
Pengurus panti mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memotivasi anak-anak untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan bakat dan kreativitas yang dimiliki.