SMM PANEL INDO

Mahasiswa FBN Kota Tinggi Salurkan Sampah Anorganik ke Waste Station Putri Kaca Mayang

datariau.com
141 view
Mahasiswa FBN Kota Tinggi Salurkan Sampah Anorganik ke Waste Station Putri Kaca Mayang

PEKANBARU, datariau.com - Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan mahasiswa Fisip Berdampak Untuk Negeri (FBN) Kelurahan Kota Tinggi melalui Aksi Penyaluran Sampah Anorganik ke Waste Station Putri Kaca Mayang, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Waste Station REKOSISTEM-RTH Putri Kaca Mayang, Jalan RTH Kaca Mayang, ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mengurangi penumpukan sampah anorganik sekaligus mendorong masyarakat agar lebih terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengumpulkan berbagai jenis sampah anorganik, seperti botol plastik, kemasan, kertas, kaleng, dan material lainnya. Sampah kemudian dipilah berdasarkan jenisnya sebelum dikemas dan disalurkan kepada pihak Waste Station untuk dikelola lebih lanjut.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 dan TPSMB Launching Bank Sampah di Desa Berumbung Baru


Program ini dilatarbelakangi masih banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang dalam kondisi tercampur antara sampah organik dan anorganik. Kondisi tersebut menyebabkan sampah yang sebenarnya masih memiliki nilai guna ikut berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Padahal, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam masih dapat dimanfaatkan kembali apabila dikelola dengan tepat. Pemilahan dari sumber menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi volume sampah sekaligus mencegah pencemaran lingkungan dalam jangka panjang.

Ketua FBN menjelaskan, kegiatan tersebut digagas sebagai respons terhadap masih tingginya jumlah sampah anorganik yang berakhir di TPA tanpa melalui proses pemilahan.

"Sampah seperti botol plastik, kemasan, dan kaleng itu sebenarnya masih punya nilai kalau dipilah dengan benar. Makanya kami mengumpulkan dan memilahnya terlebih dahulu, baru kami salurkan ke Waste Station agar bisa diolah kembali," ujarnya.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Bangun Kebun TOGA di Desa Sabak Permai, Edukasi Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Kesehatan


Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membagi tugas mulai dari mengumpulkan sampah, memilah berdasarkan jenis, mengemas, hingga mengangkut sampah menuju Waste Station. Setiap tahapan dilakukan secara teliti agar sampah yang disalurkan sesuai dengan kategori dan standar yang dapat diterima pengelola.

Sesampainya di lokasi, sampah yang telah dipilah diserahkan langsung kepada petugas Waste Station untuk diproses sesuai jenis dan kegunaannya. Petugas juga memberikan arahan kepada mahasiswa mengenai tata cara pemilahan yang tepat agar proses penyaluran sampah dapat dilakukan secara lebih efektif pada kegiatan berikutnya.

Mahasiswa FBN berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai program selama pelaksanaan pengabdian, tetapi dapat menjadi contoh sederhana bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah.

"Harapan kami, aksi ini bisa jadi contoh sederhana bagi warga sekitar bahwa memilah dan menyalurkan sampah anorganik itu tidak sulit, asal ada kemauan untuk memulainya dari hal-hal kecil," ungkapnya.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau


Selain membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berkelanjutan. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat kembali dimanfaatkan melalui pengelolaan di Waste Station.

Ke depan, Tim FBN berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memilah sampah anorganik dari rumah masing-masing. Dengan kebiasaan tersebut, sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan, sementara material yang masih bernilai dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penulis
: Mentari Novalia Riyanto Putri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)