KKN Berdampak Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Art Therapy di SDN 54 Bengkalis

datariau.com
45 view
KKN Berdampak Universitas Riau Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Art Therapy di SDN 54 Bengkalis

BENGKALIS, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Riau melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti-Perundungan (Anti-Bullying) yang dipadukan dengan Art Therapy di SD Negeri 54 Bengkalis, Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus program Pengabdian KUKERTA Berdampak Universitas Riau di Desa Ketam Putih.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan sejak dini. Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan menghadirkan narasumber Ilma Hayati Dhilla, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Riau.

Baca juga:432 Murid Baru SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Ikuti MPLS: Deklarasi Anti-Bullying hingga Penyaluran Beasiswa Rp313 Juta


Dalam pemaparannya, Ilma menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti, mengejek, mengancam, atau mengganggu orang lain yang dilakukan secara sengaja dan berulang sehingga dapat menimbulkan rasa takut, sedih, serta tidak nyaman bagi korban. Materi yang disampaikan meliputi penyebab terjadinya bullying, jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan, serta berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh siswa.

Untuk membuat penyampaian materi lebih menarik dan mudah dipahami, mahasiswa KKN juga menayangkan video edukasi bertema bullying. Setelah menyaksikan video tersebut, para siswa diajak berdiskusi dengan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai isi video, khususnya tentang cara mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Siswa yang mampu memberikan jawaban dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu "Stop Bullying" bersama seluruh peserta.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Sosialisasikan Bahaya Bullying di SDN 009 Kampung Medan


Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Art Therapy yang diikuti siswa kelas 5 dan kelas 6. Dalam kegiatan ini, setiap siswa diminta menuangkan pengalaman, perasaan, maupun pesan mengenai bullying melalui gambar. Selama proses berlangsung, mahasiswa KKN mendampingi siswa agar mereka lebih leluasa mengekspresikan diri.



Setelah menyelesaikan gambar, setiap siswa diberi kesempatan mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Menariknya, beberapa siswa yang sebelumnya terlihat pendiam dan kurang aktif justru tampil percaya diri saat menjelaskan makna gambar yang mereka buat. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai bahaya perundungan, tetapi juga belajar mengenali dan mengungkapkan perasaan mereka dengan cara yang positif.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Kelurahan Tembilahan Kota Adakan Sosialisasi Cegah Bullying di SDN 23


Ketua Kelompok KKN Berdampak Universitas Riau Desa Ketam Putih, Muhammad Ilham Baihaqi, mengatakan kegiatan tersebut disusun berdasarkan hasil observasi tim selama berada di sekolah.

"Kami menemukan masih ada perilaku perundungan dalam skala kecil di lingkungan sekolah. Karena itu, kami ingin memberikan edukasi sekaligus menghadirkan media yang memungkinkan siswa mengekspresikan apa yang mereka rasakan melalui kegiatan menggambar. Harapannya, mereka lebih berani menyampaikan perasaan dan memahami pentingnya saling menghargai," ujarnya.

Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SDN 010 Pulau Deras, Wujudkan Sekolah Aman dan Ramah Anak


Kepala SD Negeri 54 Bengkalis, Tety Sarah, S.Pd.SD., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi mengenai pencegahan bullying sangat penting diberikan sejak awal tahun ajaran agar siswa baru mampu membangun budaya pertemanan yang sehat dan saling menghormati.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)