KAMPAR, datariau.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Al-Utsaimin. Salah seorang santri yang menempuh pendidikan formal di SMA IT Al-Utsaimin, Daffa Dzali Alfath Sinaga, resmi dinyatakan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Utsaimin sekaligus membuktikan bahwa lembaga pendidikan berbasis pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berprestasi di bidang kepemimpinan, kedisiplinan, dan nasionalisme.
Kepastian kelulusan Daffa tertuang dalam dokumen resmi bertajuk Surat Pemberitahuan Hasil Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar.
Baca juga:4 Santri SMP IT Al-Utsaimin Melaju ke Panggung OSN Provinsi Riau Usai Raih Juara Tingkat Kabupaten Kampar
Surat bernomor 050/BKBP-Set/2026/117 tertanggal 29 Juni 2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kampar, Drs. Mahadi, MH, dan disampaikan kepada seluruh camat se-Kabupaten Kampar sebagai pemberitahuan resmi hasil seleksi.
Yang lebih membanggakan, dalam lampiran hasil seleksi tersebut nama Daffa Dzali Alfath Sinaga tercantum pada urutan pertama kategori putra. Capaian itu menjadi sejarah tersendiri bagi SMA IT Al-Utsaimin karena berhasil menempatkan salah satu santrinya di jajaran teratas bersama para pelajar dari sejumlah sekolah negeri unggulan di Kabupaten Kampar, seperti SMA Negeri 1 Bangkinang Kota dan SMA Negeri 2 Bangkinang Kota.
Lolos Seleksi Ketat
Untuk mencapai tahap tersebut, Daffa harus melalui serangkaian seleksi yang dikenal sangat kompetitif. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, kebugaran jasmani, wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila, kepribadian, hingga kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Seluruh tahapan berhasil dilalui dengan baik sehingga Daffa dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi bagian dari calon anggota Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026.
Baca juga:10 Pilihan Pesantren Sunnah di Kota Pekanbaru
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa santri pesantren mampu bersaing secara sehat dengan pelajar dari berbagai sekolah lainnya dalam kompetisi yang mengedepankan disiplin, mental, fisik, serta jiwa kepemimpinan.
Bukti Santri Mampu Berprestasi di Berbagai Bidang
Pihak Pondok Pesantren Al-Utsaimin menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih salah satu santrinya tersebut.
Menurut pengelola pesantren, pencapaian Daffa merupakan wujud nyata dari visi pendidikan Al-Utsaimin yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter religius, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada negara.
"Ini adalah bukti nyata bahwa lingkungan pesantren mampu membentuk karakter pemuda yang disiplin, tangguh, dan siap mengabdi kepada negara. Santri tidak hanya siap memimpin doa di masjid, tetapi juga siap berdiri tegap mengibarkan Sang Merah Putih di lapangan upacara," ujar salah seorang perwakilan pengurus Pondok Pesantren Al-Utsaimin.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa pendidikan pesantren hanya berfokus pada pendalaman ilmu agama.
"Santri memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di berbagai bidang, baik akademik, olahraga, kepemimpinan, maupun kegiatan kenegaraan seperti Paskibraka," katanya.
Bergabung Bersama 30 Pelajar Terbaik Kampar
Berdasarkan hasil seleksi yang telah diumumkan, Daffa akan bergabung bersama 30 pelajar terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kampar yang dinyatakan lolos sebagai calon Paskibraka tahun 2026.
Formasi tersebut terdiri atas 15 pelajar putra dan 15 pelajar putri yang nantinya akan bertugas dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Kampar.
Baca juga:Santri Al-Utsaimin Kampar Borong Prestasi Internasional, Raih Juara 1 dan 3 di ISIISC 2026
Sebelum menjalankan tugas tersebut, seluruh calon anggota Paskibraka dijadwalkan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) secara intensif.
Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga teknik baris-berbaris dari instruktur profesional yang berasal dari unsur TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kampar.
Pelatihan tersebut bertujuan membentuk pasukan pengibar bendera yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme yang tinggi.
Doa dan Dukungan untuk Daffa
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Utsaimin, Ustadz Isnen Azhar, bersama seluruh majelis guru SMA IT Al-Utsaimin menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Daffa.
Mereka juga mengajak seluruh santri, wali santri, alumni, dan masyarakat untuk memberikan doa serta dukungan agar Daffa dapat menjalani seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan baik.
"Semoga Allah Subahanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran kepada Daffa dalam mengemban amanah besar sebagai calon anggota Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026. Semoga ia mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Pondok Pesantren Al-Utsaimin, SMA IT Al-Utsaimin, keluarga, serta Kabupaten Kampar," demikian harapan pimpinan pesantren.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri Al-Utsaimin untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi di berbagai bidang, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan memiliki semangat cinta Tanah Air. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pembinaan ilmu keislaman, tetapi juga tempat lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang siap mengabdi kepada agama, masyarakat, dan negara.***