SMM PANEL INDO

Cegah Cyberbullying, Mahasiswa KKN 82 Edukasi Siswa SDN 008 Pulau Lancang

datariau.com
152 view
Cegah Cyberbullying, Mahasiswa KKN 82 Edukasi Siswa SDN 008 Pulau Lancang
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 82 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) memberikan edukasi tentang bahaya cyberbullying kepada siswa SDN 008 Pulau Lancang, Selasa (5/8/2026).

PULAU LANCANG, datariau.com - Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 82 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) memberikan edukasi tentang bahaya cyberbullying kepada siswa SDN 008 Pulau Lancang, Selasa (5/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6. Sosialisasi digelar untuk mengenalkan sejak dini berbagai bentuk perundungan di ruang digital, dampaknya terhadap korban, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapinya.

Agar materi lebih mudah dipahami anak-anak, mahasiswa KKN menggunakan video pembelajaran sebagai media utama. Melalui tayangan visual tersebut, siswa diperlihatkan contoh situasi yang dapat dikategorikan sebagai cyberbullying, baik melalui media sosial maupun platform komunikasi digital lainnya.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 104 Kembangkan Taman TOGA di RW 5 Desa Genduang


Materi disampaikan Fitria Vilaili dan Dio Gibran Khalik. Keduanya mengajak siswa memahami bahwa ucapan, komentar, maupun tindakan di ruang digital tetap dapat berdampak nyata terhadap perasaan orang lain.

Fitria Vilaili mengatakan, penggunaan video pembelajaran dipilih agar siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga dapat melihat contoh kasus secara langsung.

Dengan cara tersebut, siswa diharapkan lebih mudah membedakan antara interaksi biasa dengan perilaku yang sudah masuk dalam kategori perundungan siber.

Baca juga: KKN UMRI Kelompok 131 Olah Sampah Plastik dan Oli Bekas Jadi Paving Block di Desa Merangin


Kegiatan berlangsung interaktif. Sejumlah siswa aktif berdiskusi dan menceritakan pengalaman mereka ketika berinteraksi melalui media sosial maupun grup percakapan.

Dio Gibran Khalik menyebutkan, beberapa siswa bahkan mengaku pernah merasa tidak nyaman akibat perlakuan teman di grup chat atau media sosial.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa persoalan cyberbullying sudah dapat dirasakan anak-anak sejak usia dini. Karena itu, edukasi mengenai etika dan keamanan dalam berinteraksi di ruang digital perlu diberikan sedini mungkin.

Baca juga:KKN UMRI Kelompok 30 Edukasi Siswa SDN 15 Rantau Panjang tentang Bahaya Cyberbullying


Keterbukaan siswa dalam menyampaikan pengalaman juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa KKN mendorong siswa untuk tidak menganggap remeh rasa tidak nyaman akibat perlakuan orang lain di dunia maya.

Penulis
: Muhammad Rizki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)