Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Sosiologi UNRI melalui Project Pelija

datariau.com
2.211 view
Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Sosiologi UNRI melalui Project Pelija

PEKANBARU, datariau.com - Limbah kulit jagung merupakan sampah yang dihasilkan oleh tanaman jagung, yang belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat sehingga limbah tersebut kerap kali menjadi sampah atau bahkan malah dibakar kemudian mengganggu estetika lingkungan serta pencemaran tanah.

Berangkat dari keresahan tersebut para mahasiswa Sosiologi UNRI memunculkan gagasan Pelija atau pemanfaatan limbah kulit jagung untuk memanfaatkan limbah kulit jagung, dengan tujuan menjaga lingkungan dan meminimalisir limbah kulit jagung yang dibakar atau menjadi sampah. Solusi yang dapat dilakukan terhadap limbah kulit jagung ini ialah membuat kreasi atau kerajinan tangan dalam bentuk estetika yang berupa bunga, dan gantungan kunci.

Mahasiswa Sosiologi sebagai Agent Of Change atau agen perubahan melakukan aksi nyata dengan kampanye setiap pekan di Car Free Day yang mengusung tema CFD Campaign Week, dimana kelompok pelija project yang beranggotakan delapan orang yaitu Darli Rizka, Jean Geovani, Andika Boike, Aulia Fatriansyah, Meizatul Lidiana, Nabila Mayu, Maharani Safitri Dan Sofi Sofia mentargetkan masyarakat atau pengunjung Car Free Day untuk diberikan pemahaman singkat mengenai limbah kulit jagung yang ternyata bisa dimanfaatkan menjadi kreasi yang bagus dan bahkan bisa menjadi nilai jual.

Mereka juga menjalaskan tentang dampak limbah kulit jagung bagi lingkungan. Tak lupa mereka juga membagikan hasil kreasi mereka yaitu gantungan kunci dari kulit jagung secara gratis.

“Kami cinta lingkungan, peduli dengan lingkungan, tentu saja kami bangga menjadi bagian dari pelija team dan kami memiliki motivasi serta ambisi yang kuat untuk mengajak agar semua kalangan masyarakat dapat berpatisiapasi untuk mendukung aksi yang mulia ini,” ujar mahasiswa, Darli kepada datariau.com melalui rilis, belum lama ini.

Sejauh ini pelija team sudah menjalankan tiga kali aksi, yaitu pada 19 November, 3 Desember dan update terakhir yaitu 10 Desember.

Pelija project ini juga beberapa kali menggaet sekelompok masyarakat seperti komunitas pencinta sepeda Ontel, dan Himpunan Mahasiswa Angribisnis Unri. Serta pelija project berhasil mendapatkan mitra seperti toko penjual bunga, agar produksi kerajinan ini dapat terus berkelanjutan.

Sofi sebagai juru dokumentasi menambahkan secara pribadi ia berterimakasih dengan antusias para pengunjung dan masyarakat yang menjadi audien kampanye ini.

"Pada minggu awal kami agak sedikit bingung bagaimana caranya menggaet pengunjung, tapi tenyata respon dari ibu-ibu, kakak-kakak, serta bapak dan abang-abang di sini luar biasa. Mereka dengan sabar medengarkan dan menyimak dengan seksama, itu membuat kami merasa diapresiasi,” katanya.

Penulis
: Sofi Sofia
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)