Agar Mudah Ditemukan, Rumah Perangkat Desa Bandar Sungai Dipasang Plang Oleh Mahasiswa KKNMAs 37

datariau.com
1.756 view
Agar Mudah Ditemukan, Rumah Perangkat Desa Bandar Sungai Dipasang Plang Oleh Mahasiswa KKNMAs 37
Foto: Winda Fitria
Total ada 3 rumah Kadus, 6 rumah RW, dan 12 rumah RT yang kini memiliki plang baru dengan desain rapi, jelas, dan informatif.

SIAK, datariau.com - Interaksi mahasiswa Kelompok 37 KKNMAs UMRI 2025 bersama warga Desa Bandar Sungai sebagai bagian dari pendekatan sosial sebelum pelaksanaan kegiatan. Saat pertama kali melakukan survei lokasi di Desa Bandar Sungai, mahasiswa Kelompok 37 KKNMAs UMRI 2025 sempat mengalami kebingungan mencari rumah Kadus, RT, maupun RW ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Beberapa kali mahasiswa harus bertanya pada warga sekitar agar tidak salah alamat. Dari pengalaman itulah muncul ide sederhana namun bermanfaat, yaitu membuat plang penanda rumah aparat desa agar orang yang pertama kali datang ke desa ini tidak bingung dan tidak nyasar lagi ketika mencari rumah RT, RW, maupun Kadus.

Program ini akhirnya direalisasikan dengan penuh semangat oleh mahasiswa. Total ada 3 rumah Kadus, 6 rumah RW, dan 12 rumah RT yang kini memiliki plang baru dengan desain rapi, jelas, dan informatif. Plang tersebut dibuat dengan cara mencetak desain ke dalam bentuk stiker, lalu ditempelkan pada papan tripleks berukuran 29 cm x 21 cm. Metode ini dipilih agar plang lebih tahan lama, praktis, dan tetap terlihat estetik meski berada di luar ruangan.

Pemasangan plang tidak hanya bertujuan mempercantik tampilan rumah aparat desa, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga dan pendatang yang membutuhkan informasi lokasi dengan cepat. Proses pembuatan dimulai dari desain, pencetakan stiker, pemotongan papan tripleks, hingga tahap pemasangan yang dilakukan bersama warga dan perangkat desa. Dukungan yang kami terima sangat luar biasa, membuat proses ini berjalan lancar dan penuh rasa kebersamaan.

Kini, Desa Bandar Sungai terlihat lebih tertata dan informatif. Rumah aparat desa menjadi mudah dikenali, koordinasi kegiatan masyarakat semakin efisien, dan tamu yang datang pun tidak perlu takut tersesat lagi. Program sederhana ini menjadi bukti bahwa pengalaman kecil bisa melahirkan ide bermanfaat yang memberi dampak nyata bagi desa.

Diharapkan plang penanda tersebut dapat terus digunakan dalam jangka panjang dan menjadi kenangan manis dari KKNMAs UMRI 2025. Bagi mahasiswa, kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus bukti bahwa kontribusi sederhana bisa membawa perubahan besar.***

Penulis
: Winda Fitria
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)