Respons Rupiah Semakin Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok

datariau.com
131 view
Respons Rupiah Semakin Melemah, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar Kok

DATARIAU.COM - Prabowo Subianto menanggapi kekhawatiran publik terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dengan menyebut masyarakat desa tidak terlalu terdampak langsung oleh fluktuasi dolar.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menilai kondisi ekonomi Indonesia masih relatif aman di tengah tekanan global yang terjadi saat ini.

“Rakyat di desa enggak pakai dolar kok,” ujar Prabowo ketika menanggapi berbagai prediksi yang menyebut Indonesia berada di ambang krisis akibat pelemahan rupiah, dikutip tvOne News.

Baca juga: Gugatan dan Polemik Program MBG Muncul di Berbagai Daerah, Pemerintah Tegaskan Tetap Berjalan


Menurut Prabowo, yang paling penting saat ini adalah menjaga stabilitas pangan dan energi nasional. Ia menegaskan bahwa selama kebutuhan dasar masyarakat tetap aman, kondisi Indonesia masih jauh lebih baik dibanding sejumlah negara lain yang sedang menghadapi tekanan ekonomi dan geopolitik global.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung dampak konflik internasional terhadap distribusi energi dunia, termasuk gangguan di kawasan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak global. Ia mengatakan banyak negara kini mengalami kepanikan akibat situasi tersebut, namun Indonesia dinilai masih mampu menjaga ketahanan pangan dan energi domestik.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini bahkan mulai dilirik sejumlah negara untuk memasok kebutuhan pupuk. Ia mengaku menerima laporan dari Menteri Pertanian mengenai meningkatnya permintaan pupuk dari luar negeri.

Baca juga:Polres Kampar Dukung Program Prabowo, Panen Jagung dan Tanam Pohon Digelar di Ranah Singkuang

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)