Soal Iuran Rp120 Ribu Saat Ambil Rapor, Ini Keterangan Nes Mely

datariau.com
1.053 view
Soal Iuran Rp120 Ribu Saat Ambil Rapor, Ini Keterangan Nes Mely
ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Terkait adanya pengakuan orang tua murid dimintai iuran Rp120 Ribu, dibantah Plt Kepala SDN 008 Nes Mely.

Dimana iuran itu sebelumnya disebut untuk pembangunan WC SD Negeri 008 Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu-Riau, dibantah oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 008 Tanjung Gading.

"Ibu tidak tahu itu iuran, itu adalah hak komite dan waktu mereka rapat ibu tidak hadir. Dan selama bertahun-tahun tidak ada WC di sekolah, selama ini anak-anak buang air pulang ke rumah," terangnya, Ahad (56/2016).

Kemudian, katanya, komite dan para alumi SDN 008 berembuk untuk membangun WC. Iuran itu dipilih-pilih orangnya tidak semua orang tua wali murid. Iuran itu hanya Rp 10 ribu dan bukan Rp 120 ribu.

"Jadi itu tidak benar dibilang Rp120 ribu, iuran Rp10 itu bukan untuk satu orang, bila anaknya sekolah ada tiga orang ya bayarnya tetap Rp10 ribu. Bisa tanyakan langsung ke alumi Pak Yuhanis Indra atau Ketua Komite pak Narwo, karena itu program komite dan alumi SDN 008," terangnya.

Ditegaskannya, untuk iuran Rp120 itu tidak benar, pembangunan WC dibantu oleh alumi SDN 008 lainnya seperti Jumadi, Wagimi membantu semen 10 sak, pasir dan kerikil.

"Itulah yang ibu tahu dari guru, karena ibu disiitu hanya Plt. Dan posisi ibu di SDN 008 hanya pengawas, dan ibu selama ini melarang kepada guru untuk melakukan pungut-pungutan di sekolah sangat menentang, kalau itu program komite ya silahkan," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)