Peroleh Nilai UN Tingkat SMP Terendah di Riau, Kadisdik Inhu Anggap Biasa

datariau.com
1.136 view
Peroleh Nilai UN Tingkat SMP Terendah di Riau, Kadisdik Inhu Anggap Biasa
Heri
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Inhu, H Ujang Sudrajat SP MSi.

RENGAT, datariau.com - Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terendah nilai UN tingkat SMP tahun 2016.

Padahal, Inhu merupakan kabupaten tertua yang seharusnya dapat memberikan contoh yang baik untuk kabupaten lainnya.

"Ini malah menunjukkan kemerosotan yang sangat jauh, pendidikan dan pembangunan di Kabupaten Inhu jauh tertinggal dengan kabupaten lain. Contoh Dinas Pendidikan Inhu menjadi sorotan berbagai pihak. Soalnya nilai rata-rata Ujian Nasional tingkat SMP sederajat di Kabupaten Inhu mendapat nilai terendah. Untuk itu dunia pendidikan Inhu perlu pembenahan," kata Jumadi, warga Inhu saat memberikan komentar terkait hasil nilai UN di Inhu, Rabu kemarin.

Sebagai salah satu kabupaten tertua di Provinsi Riau, hasil yang diperoleh Kabupaten Inhu ini katanya, tentunya sangat mengagetkan banyak pihak, karena kalah jauu jika dibandingkan kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang berada di peringkat kedua.

Hasil ini juga menempatkan Kabupaten Inhu berada dua tingkat di bawah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang baru beberapa tahun dimekarkan dari kabupaten Inhu.

Masyarakat berharap adanya penyegaran di tubuh Dinas Pendidikan Inhu, karena dinilai tidak mampu memajukan dunia pendidikan Inhu.

"Banyaknya permasalahan yang terjadi di dalam pelaksanaan pendidikan di Inhu mungkin dapat dijadikan alasan bagi Bupati Inhu H Yopi Arianto untuk mengevaluasi para penjabat yang ada di Disdik Inhu," saran Jumadi.

"Banyaknya bangunan sekolah-sekolah yang terbengkalai, banyaknya pungutan-pungutan yang tidak jelas yang dilakukan pihak sekolah, serta anjloknya nilai rata-rata UN ini menunjukan kemunduran bagi dunia pendidikan Inhu," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Inhu, H Ujang Sudrajat SP MSi saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, bahwa Ujian Nasional (UN) bukan lagi soal kelulusan, tapi kejujuran dan integritas dari para peserta UN yang lebih utama.

"Yang terpenting dalam pelaksanaan UN pada tahun ini adalah kejujuran dan integritas, baik dari siswa maupun guru dan semua pihak yang terlibat di dalamnya," katanya.

Diterangkan lebih jauh, bahwa dengan kejujuran dan intregitas itu juga beberapa sekolah di Kabupaten Inhu mendapat penghargaan. Meskipun nilai UN terendah.

"Alhamdulillah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan piagam penghargaan kepada 7 sekolah di Inhu yang jujur dan berintegritas pada pelaksanaan UN tahun ini. Penghargaan tersebut diserahkan pada saat puncak upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei yang lalu," ulasnya.

Ditambahkan Ujang, dengan mengedepankan kejujuran dan intregitas tersebut, kata Kadisdik, merupakan arahan langsung dari Menteri Pendidikan Anies Baswedan.

"Kejujuran dan intregitas UN ini adalah arahan Pak Menteri. Saya dengar secara langsung pada saat rapat para Kepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia di Jakarta," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)