Rumah Dinas Bupati Inhu Digeledah KPK: Terkait Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

datariau.com
850 view
Rumah Dinas Bupati Inhu Digeledah KPK: Terkait Kasus Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

INHU, datariau.com - Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSi, memberikan penjelasan kepada wartawan terkait kedatangan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan pengeledahan ke Kantor Bupati Inhu dan kediaman pribadinya, Kamis malam (18/12/2025).

Bupati Ade menjelaskan bahwa kunjungan tim KPK tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi, sekaligus untuk meminta keterangan sehubungan dengan perkara hukum yang melibatkan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, yang saat ini tengah berproses di KPK RI.

“Sudah lebih dari 25 tahun saya bersama Bang Abdul Wahid. Beliau sudah saya anggap seperti abang kandung sendiri. Jadi wajar jika saya dimintai keterangan terkait Bang Wahid,” ujar Ade.


Bupati Ade juga menegaskan dukungannya terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya siap bersikap kooperatif apabila dibutuhkan keterangan lebih lanjut.

“Ada beberapa dokumen biasa yang diminta dan dibawa. Pada prinsipnya saya mendukung penuh proses hukum dan siap memberikan keterangan jika memang diperlukan,” terangnya.

Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Inhu dimulai sekitar pukul 15.30 WIB hingga malam hari. Penyidik KPK berada di lingkungan Kantor Bupati Inhu untuk melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah ruangan.

Saat rombongan KPK tiba, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Sekda Zulfahmi Adrian tengah menggelar rapat internal yang membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Setelah melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Inhu, rombongan KPK kemudian beranjak ke rumah dinas Bupati Inhu sekitar pukul 20.05 WIB. Sejumlah penyidik KPK tampak membawa dokumen yang dimasukkan ke dalam dua koper.

Rombongan KPK tersebut diketahui didampingi langsung oleh Bupati Indragiri Hulu saat bergerak menuju rumah dinas. Mereka menggunakan empat unit kendaraan roda empat.***

Sumber: Riaukepri.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)