Orangtua Murid di Inhu Mengaku Dipungut Biaya Rp536 Ribu untuk Beli Komputer

datariau.com
1.276 view
Orangtua Murid di Inhu Mengaku Dipungut Biaya Rp536 Ribu untuk Beli Komputer
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017 salah satu SMA Negeri di Inhu diduga melakukan pungutan biaya Rp536 ribu per siswa untuk melengkapi kebutuhan komputer.

Berdasarkan informasi yang rangkum datariau.com, bahwa jumlah siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMA tersebut 218 siswa, sedangkan komputer yang ada hanya 9 unit. Maka untuk membeli tambahan komputer, sekolah diduga membuat keputusan pungutan kepada orangtua murid.

"Berdasarkan hasil rapat komite yang digelar pagi tadi di sekolah, diputuskan bahwa setiap wali murid dikenakan biaya sebesar Rp536 ribu untuk pembelian komputer. Ada-ada saja opsi yang disampaikan oleh pihak komite sekolah, menumpang ke sekolah lain yang memiliki komputer, atau membeli komputer," kata salah seorang orangtua murid kepada datariau.com, Senin (16/1/2017).

Namun para orang tua murid memutuskan untuk membeli komputer, dan konsekwensinya setiap wali/orang tua murid dikenakan biaya sebesar Rp536 ribu. "Ini harus kita lakukan ketimbang anak kita tidak bisa ikut ujian. Hasil iuran wali murid ini rencananya akan dibelikan 20 unit komputer berikut peralatan lainnya yang dibutuhkan," lanjutnya.

"Yang menjadi pertanyaan kami, setelah usai ujian apa boleh komputer itu dibawa pulang, karena yang membeli komputer itu adalah orang tua murid," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi lV Marlius SPdi didampingi Wakil Ketua Komisi dan beberapa Anggota Komisi lV lainnya menyatakan, bahwa saat ini pendidikan atas sekelas SLTA tidak lagi menjadi kewenangan kabupaten, melainkan kewenangan propinsi.

"Kalau ada pungutan terkait hal tersebut sebaiknya dikonfirmasikan langsung kepada pihak Dinas Pendidikan Propinsi, dan selain itu untuk pungutan di sekolah sudah tidak ada lagi," tegasnya.

Sementara pihak sekolah yang bersangkutan sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. Terkait pungutan ini, banyak orangtua murid yang merasa keberatan namun tidak bisa menyampaikannya di dalam forum, khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak baik pada pendidikan anaknya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)