Lagi, Orangtua Murid Mengeluh Dimintai Rp70 Ribu Untuk Ambil Rapor

datariau.com
1.499 view
Lagi, Orangtua Murid Mengeluh Dimintai Rp70 Ribu Untuk Ambil Rapor
ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Orangtua murid kembali mengeluh dengan adanya uang pungutan Rp70 ribu yang diberlakukan sekolah di Inhu untuk pengambilan rapor.

Belum lama ini SDN 008 Tanjung Gading yang dikeluhkan orangtua murid karena dimintai Rp120 ribu untuk pembangunan WC, hal yang sama juga dikeluhkan orangtua murid di SDN 003 Sekar Mawar. Mereka mengaku dimintai iuran Rp50 ribu untuk satu semester dan iuran Rp70 ribu untuk pembangunan Pendopo.

"Parahnya bagi wali murid yang belum bisa membayar uang iuran, rapor anaknya tidak diberikan," kata salah seorang wali murid kepada Datariau.com, Kamis (9/6/2016).

"Memang iuran itu sudah menjadi kesepakatan wali murid saat rapat bersama komite saat hendak pelaksanaan pembangunan pendopo, cuma yang buat kami kecewa disaat penerimaan rapor bagi yang belum membayar, rapornya tidak dapat diambil. Kan kasihan kita melihat anak-anak yang tidak dapat melihat rapornya," lanjut wali murid yang meminta namanya tidak disebutkan ini demi keamanan anaknya bersekolah di sana.

"Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi, kepala sekolah dapat berlaku bijak," keluhnya.

Terpisah, Kepala SDN 003 Sekar Mawar, Murhama saat dikonfirmasi mengenai kebenaran keluhan wali murid ini meminta agar dikonfirmasi kepada Komite.

"Mengenai iuran uang yang Rp70 ribu langsung saja tanya sama komitenya, soal itu saya kurang tahu pasti berapa jumlahnya, yang saya tahu iuran itu untuk pembangunan pendopo," terangnya.

"Mengenai adanya murid yang tidak terima rapor gara-gara belum bayar iuran, itu tidak benar, semua murid SDN 003 terima rapor," bantahnya.

Sementara Ketua Komite SDN 003, Elpahri Adha saat dihubungi melalui selulernya sedang tidak aktif. Dia juga belum bisa ditemui.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)