Menyedihkan, Curhat Masyarakat Desa Tarai Bangun Kampar yang Terjebak Hutang Rentenir Karena Tidak Bisa Pinjam di UED-SP

datariau.com
1.382 view
Menyedihkan, Curhat Masyarakat Desa Tarai Bangun Kampar yang Terjebak Hutang Rentenir Karena Tidak Bisa Pinjam di UED-SP
Illustrasi

TAMBANG, datariau.com - Adalah Misto (45) salah seorang warga desa Tarai Bangun kecamatan Tambang kabupaten Kampar merasa kecewa dengan pelayanan UED SP Sumber Makmur desa Tarai Bangun.

Betapa tidak, setelah menunggu lama hampir sebulan lebih, pengajuan kredit pinjaman yang diajukannya sebesar Rp2 juta dengan jaminan BPKB motor dan persyaratan yang katanya sudah sangat lengkap namun tidak membuahkan hasil.

Menurutnya, pinjaman tersebut diajukannya untuk menambah modal usahanya, namun karena tidak ada jawaban yang jelas dari pengurus UED, maka setelah lebih dari satu bulan, berkas yang diajukannya ditariknya kembali.

"Karena tak ada jawaban yang jelas soal pinjaman saya, maka setelah satu bulan lebih saya tarik kembali. Saya minjam sekitar bulan Juni," ujarnya kepada datariau.com kemarin.

Diterangkannya untuk memenuhi tambahan modal untuk usahanya, maka dia meminjam kepada rentenir, dimana dalam beberapa hari uang langsung cair. Namun harus dihimpit hutang yang setiap saat semakin tinggi akibat bunga di rentenir tentu akan menekan si nasabah untuk mengambil keuntungan.

Kondisi ini sangat disayangkan masyarakat, dimana seharusnya untuk modal usaha masyarakat kecil bisa mengandalkan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP), namun karena dinilai terlalu dipersulit dan berbelit, akhirnya memilih jalan pintas dengan resiko yang sangat berat.

Terkait keluhan warga ini, Ketua UED-SP Sumber Makmur desa Tarai Bangun belum bisa dikonfirmasi dan masih terus diupayakan untuk mendatangi kantor maupun mencari tahu nomor selulernya agar persoalan ini bisa jelas dan tuntas, sehingga tujuan UED-SP tersebut tepat sasaran dan ada azas manfaatnya bagi masyarakat.

Penulis
: Nova Rinaldo
Editor
: Ummu SH
Sumber
: Datariau.com
Tag:tarai
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)