IAP Sebut Pekanbaru Kota Tak Layak Huni, Walikota Firdaus MT Marah Besar

datariau.com
2.214 view
IAP Sebut Pekanbaru Kota Tak Layak Huni, Walikota Firdaus MT Marah Besar
Dok.
Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus MT.

PEKANBARU, datariau.com - Kota Pekanbaru baru saja dinyatakan masuk kota tidak layak huni oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia.

Menyikapi itu, Pemerintah Kota Pekanbaru menyebut IAP tidak cerdas dan cenderung menyesaatkan karena yang berbicara tidak jelas kapasitas dan kompetensinya.

Menurut Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus MT mengatakan, hasil survei IAP Indonesia patut dipertanyakan indikatornya. Kata dia, selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat terkait berbagai indikator yang digunakan oleh IAP yang menyimpulkan Pekanbaru tidak layak huni.

"Semisal untuk fasilitas transportasi, jauh lebih baik dibanding kota lainnya termasuk kota Jakarta sekalipun," kata Walikota di Pekanbaru, Kamis (8/2/2018).

Lanjutnya, begitu juga untuk indikantor lainnya seperti keselamatan, drainase, fasilitas pejalan kaki, serta informasi pembangunan dan partisipasi masyarakat. "Apakah kapasitas sebagai organisasi atau pribadi. Apa saja indikatornya. Kalau ada data boleh saja,” tantangnya.

Ia berharap agar pihak yang ingin berkomentar tentang Pekanbaru memiliki data yang valid dan tidak sembarang bicara. Ia menyayangkan penilaian IAP yang menyebut Pekanbaru sebagai kota tidak layak lantaran tidak berdasar.

"Jangan sembarang ngomong, mengerti ndak dia apa yang diomongin. Di sisi mananya kota Pekanbaru seperti penilaian itu. Bagi yang berkomentar namun tidak berkompeten, jangan berbicara," tegasnya.

Firdaus yang saat ini juga mencalonkan diri di Pilgub 2018, juga mempertanyakan dari sisi mana Kota Pekanbaru dinyatakan sebagai kota tidak layak huni oleh IAP tersebut.

"Dari sisi mana Pekanbaru ini kota tidak layak huni, coba lihat pencemaran lingkungan ada atau tidak, di sisi keamanan seperti apa, apakah kota ini seperti kota hantu, kita nyaman tinggal disini, transportasi gimana lancar kan, kalau berkomentar boleh saja tapi yang cerdaslah jangan memberikan informasi yang menyesatkan," tegas Firdaus.

Sebelumnya, Ketua IAP Riau, Mardianto Manan menerangkan indeks kota tidak layak huni 2017 disusun IAP Indonesia berdasarkan hasil survei terhadap 19 provinsi dan 26 kota yang ada di Indonesia. Survei ini juga dilakukan untuk mengetahui kota mana saja di Indonesia yang masih dinyatakan layak huni.

"Berdasarkan hasil indeks, kota Pekanbaru berada di posisi ke-6 dengan nilai sebesar 57,8 persen. Kota Pekanbaru berada di bawah Banda Aceh 60,9 persen, Tangerang 61,1 persen, Mataram 61,6 persen, serta Pontianak di peringkat teratas kota tidak layak huni 2017 dengan nilai 62 persen," tuturnya.

Editor
: Angga
Sumber
: Halloriau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)