Dinilai Bebani APBD, Pemkab Inhu Diminta Segera Kurangi Jumlah THL

datariau.com
2.448 view
Dinilai Bebani APBD, Pemkab Inhu Diminta Segera Kurangi Jumlah THL
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Ribuan pegawai tidak tetap atau tenaga harian lepas honorer yang bekerja di Kabupaten Indragiri Hulu dinilai sangat membebani APBD. Untuk itu diminta Pemkab Inhu mengurangi tenaga honorer  tersbeut.

"Seharusnya untuk pengangkatan tenaga honorer tahun 2017 Pemkab Inhu harus melalui seleksi dengan tujuan untuk mendapatkan tenaga honorer yang benar-benar berkualitas dan mampu bekerja. Karena saat ini banyak para honorer di Pemkab Inhu yang kerjanya hanya datang dan duduk lalu mainan hendpone saja. Malah tak sedikit honorer yang diduga tidak bisa menggoperasikan komputer," kata Hensen, Seketaris LSM TOPAN-RI kepada datariau.com, Sabtu (14/1/2017).

Selaku masyarakat, kata Hensen, dirinya sangat menyesalkan dengan adanya pernyataan Bupati Inhu H Yopi Arianto yang disampaikan melalui Sekda Inhu di salah satu media bahwa Bupati Inhu masih tetap mempertahankan tenaga honorer di lingkup Pemkab Inhu.

"Memang sih tidak ada masalah, cuma kalau bisa itu dilakukan seleksi ulang. Banyaknya tenaga honorer di Pemkab Inhu ini diduga banyak dari kalangan keluarga pejabat-pejabat Inhu, dan banyak tenaga honorer ini juga hanya membuat para pegawai malas berkerja, karena dari pantauan di kantor-kantor pemerintah beberapa tenaga honorer ada yang bermain handphone, ada pegawai datang masuk kantor hanya duduk dan bermain dan pekerjaan mereka tenaga honorer ini yang mengkerjakan," kata Hensen.

Terkait hal ini Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Inhu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat SMS, sampai berita ini dimuat belum ada balasan atau keterangan dari beliau.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)