Vaksinasi: Iya atau Tidak?

Ruslan
1.471 view
Vaksinasi: Iya atau Tidak?
Foto: Rahmadi
Rahmadi, Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa UIN Suska Riau Tahun 2019 dengan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

DATARIAU.COM - Pandemi Covid-19 adalah wabah yang sangat mematikan yang telah dikategorikan dalam pandemi mendunia oleh World Health Organization (WHO) sejak tanggal 11 maret 2020.

Sedangkan di Indonesia penularan covid-19 telah ditetapkan sebagai bencana nasional melalui keputusan presiden No.12 tahun 2020 pada tanggal 13 april 2020. Covid 19 berasal dari kota Wuhan Cina.

Dimana virus ini pertama kali ditemukan pada warganya yang menampakkan gejala demam tinggi, batuk, mengalami sesak nafas, berkurangnya indra perasa dan penciuman. Sekarang virus ini menyebar keseluruh dunia dan menjadi ancaman yang mematikan bagi seluruh negara.

Vaksinisasi

Vaksinisasi atau imunisasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri.

Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya.

Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi.

Seluruh jenis vaksin Covid-19 yang digunakan dalam program vaksinasi nasional dipastikan aman, berkhasiat dan minim efek samping. Namun, dalam penggunaannya memang ditemukan berbagai laporan efek samping dan pemerintah meminta masyarakat tidak khawatir.

Pemerintah memberikan berita atau tanggapan bahwa vaksin yang diberikan pada masyarakat untuk melindungi diri dari Covid-19 itu aman dan minim efek samping. Namun yang sama-sama kita perhatikan banyak masyarakat yang meninggal setelah divaksin.

Sehingga menimbulkan banyak argumen yang mengatakan bahwasanya vaksin yang diberikan pemerintah tidak bisa membuat kebal terhadap Covid-19 melainkan dapat membahayakan masyarakat.

Buktinya saja banyak terjadi pada lansia yang memiliki resiko yang sangat besar terpapar Covid-19 sehingga yang banyak mengalami kematian adalah para lansia.

Penulis
: Rahmadi
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)