RANA dan Krisis Mental Anak: Ruang Aman Saja Tak Cukup

Oleh: Siti Amie, S.Pd
datariau.com
66 view
RANA dan Krisis Mental Anak: Ruang Aman Saja Tak Cukup

Dalam kerangka tersebut, pendidikan dibangun di atas akidah Islam dengan tujuan membentuk kepribadian Islam yang berilmu dan bertakwa. Sistem media diarahkan agar menjadi sarana edukasi, bukan sekadar mengejar keuntungan ekonomi melalui konten yang merusak moral. Negara juga menjamin layanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat serta mengatur sistem ekonomi berdasarkan syariat sehingga kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dan tekanan hidup akibat ketidakadilan ekonomi dapat diminimalkan.

Baca juga:Tak Terima Anaknya Dituding Kelainan, Orang Tua Geruduk Sekolah


Masa depan bangsa memang sangat ditentukan oleh kesehatan mental anak. Namun, kesehatan mental yang kokoh tidak cukup dibangun melalui ruang yang aman secara fisik, melainkan juga melalui sistem kehidupan yang mampu menghadirkan ketenangan jiwa. Selama masyarakat masih menjadikan materi sebagai ukuran utama keberhasilan dan meminggirkan nilai-nilai wahyu dalam mengatur kehidupan, krisis kesehatan jiwa akan terus berulang dalam berbagai bentuk. Sudah saatnya penyelesaian persoalan ini diarahkan pada akar masalahnya, yakni membangun kehidupan yang berlandaskan akidah dan syariat Islam secara kaffah, sehingga lahir generasi yang sehat fisiknya, kuat mentalnya, dan kokoh keimanannya.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)