Kasus Anak Keracunan MBG Terus Terjadi

datariau.com
2.207 view
Kasus Anak Keracunan MBG Terus Terjadi
Ilustrasi. (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Baru-baru ini kasus keracunan program makanan bergizi gratis (MBG) terjadi lagi. Sebanyak 135 murid di SMP Negeri 3 Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Orang tua siswa berharap, program MBG dievaluasi.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Khamidah Yuliati, mencatat total sudah ada 135 siswa dan 2 guru mengalami gejala diare.

Lalu di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Sebanyak 456 siswa mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (27/8/2025). (Kompas.com)

MBG dilaksanakan karena merupakan janji kampanye presiden untuk mengatasi permasalahan stunting dan masalah malnutrisi pada anak-anak dan ibu hamil. Namun dengan terjadi keracunan berulang kembali menunjukkan bahwa adanya ketidakseriusan dan kelalaian negara dalam mengawasi ini khususnya dalam menyiapkan SOP dan mengawasi Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).

Jika kondisi ini terus terjadi tanpa adanya solusi hakiki, maka kesehatan siswa terancam, adanya MBG juga bukan solusi untuk menyelesaikan masalah stunting, gizi dan malnutrisi terus terjadi pada anak-anak dan ibu hamil.

Jika kita lihat sistem Islam dalam menyelesaikan masalah ini, Islam menetapkan negara wajib bertanggung jawab dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, diantaranya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sebagai tanggung jawab negara dengan cara yang sesuai dengan syari'at.

Kemudian negara memberikan edukasi tentang gizi dan kesehatan pada masyarakat terkhusus masalah gizi, malnutrisi, dan stunting bagi anak-anak dan ibu hamil.

Dengan penerapan ekonomi Islam maka semua kebutuhan pokok masyarakat terjamin dan semua kebutuhan rakyat dikelola oleh negara. Negara bertanggung jawab sepenuhnya atas kebutuhan hidup pokok masyarakatnya.

Begitulah sistem Islam ketika diterapkan mampu menyelesaikan berbagai persoalan umat. Allah berfirman “Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari Perhitungan.” (QS Shad: 26). Wallahu'alam bishohwab.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)