Ubi Cream Cheese Viral di TikTok, Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kalori dan Lemak Berlebih

datariau.com
89 view
Ubi Cream Cheese Viral di TikTok, Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kalori dan Lemak Berlebih
Ilustrasi. (Foto: Int.)

DATARIAU.COM - Tren camilan ubi cream cheese tengah viral di TikTok dan ramai diburu masyarakat di berbagai pusat perbelanjaan. Dessert berbahan dasar ubi dengan topping cream cheese melimpah itu dianggap lebih sehat dibanding makanan manis berbahan tepung. Namun, dokter gizi mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Dilansir dari detikHealth, antrean pembeli terlihat mengular di sejumlah gerai dessert viral tersebut. Banyak orang tertarik mencoba karena ubi dikenal sebagai makanan tinggi serat dan karbohidrat kompleks yang lebih baik dibanding roti atau tepung olahan.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Raissa E Djuanda, SpGK menjelaskan bahwa ubi memang memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Namun, manfaat tersebut bisa berkurang jika ditambahkan topping tinggi gula dan lemak seperti cream cheese, susu kental manis, dan butter.

“Karena bahan utamanya ubi, jadi seakan-akan ini dessert atau snack sehat,” ujar dr Raissa seperti dikutip detikHealth.

Menurutnya, banyak orang keliru menganggap semua makanan berbahan dasar ubi otomatis sehat. Padahal, tambahan topping berlebihan dapat membuat total kalori dan kandungan lemaknya setara dengan dessert manis lainnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tetap memperhatikan porsi konsumsi dan tidak tergoda makan berlebihan hanya karena makanan tersebut sedang viral di media sosial.

Senada dengan itu, dokter spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK mengatakan ubi memang termasuk karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat sehingga memberi rasa kenyang lebih lama. Namun, cream cheese mengandung lemak jenuh cukup tinggi yang dapat memicu gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Ia menyarankan konsumsi ubi sekitar 100-150 gram per makan dengan tambahan cream cheese secukupnya, sekitar 20-30 gram saja agar tetap dalam batas aman.

Fenomena ubi cream cheese viral ini menunjukkan tren makanan “healthy dessert” semakin diminati masyarakat, khususnya generasi muda. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa label sehat tidak selalu berarti rendah kalori jika komposisi tambahan tidak diperhatikan.***

Referensi:

- health.detik.com: Viral Ubi Cream Cheese, Ini Wanti-wanti Dokter Gizi di Balik Tren Dessert Kekinian

- health.detik.com: Lagi Viral-Banyak Diburu, Ubi Cream Cheese Aman untuk Diet?

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)