Warga Pekanbaru Resah Keberadaan Pijat Massage dan SPA Diduga Menjadi Lokasi Prostitusi Terselubung

datariau.com
14.031 view
Warga Pekanbaru Resah Keberadaan Pijat Massage dan SPA Diduga Menjadi Lokasi Prostitusi Terselubung
PEKANBARU, datariau.com - Keberadaan tempat pijat massage and SPA yang menyediakan layanan plus-plus yakni bukan saja pijat sehat, melainkan sudah berbau maksiat, menimbulkan keresahan masyarakat.

Melalui media sosial, warganet menyampaikan keresahan ini dan meminta agar Pemko Pekanbaru meninjau semua tempat pijat dan SPA yang ada di Kota Pekanbaru.

Dalam akun facebook inforiau, dituliskan bahwa di Jalan Nangka Pekanbaru ada tempat Pijat Massage and SPA Glamour satu grup dengan Grandiamond SPA Pekanbaru.

"Keberadaannya cukup meresahkan masyarakat sekitar dan bisa dikatakan tempat prostitusi, karena tamu yang datang juga mendapatkan layanan hand job dan layananan maksiat lainnya. Trapisnya juga menggunakan pakaian-pakaian seksi yang didatangkan dari Medan," tulis akun tersebut.

"Untuk itu pemerintah daerah diminta untuk segera melakukan tindakan penutupan, karena keberadaannya tidak pantas hadir di Kota Madani Pekanbaru. Setuju?" lanjutnya.

Atas postingan tersebut ratusan netizen memberikan ragam komentar, diantaranya direspon oleh akun atas nama Arthy Mustafa Noor. "Kalau mmng kondisi ny seperti itu ada prostitusi terselubung sebaiknya segera di Laporkan dan segera cabut izin ny,,, masyarakat harus bekerjasama #tdk main hakim sendiri, dan meminta petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Zoel F. AdRian utk segera bertindak."

"Ini adalah tugas pemerintah dan Satpol PP harus sering mengadakan sweeping dlm melakukan pengawasan terhadap usaha Rekreasi dan Hiburan Umum (URHU) demi tercapai tujuan kita bersama yaitu Pekanbaru Smart city yg madani."

Dari sekian banyak komentar, ada pula yang mendukung, seperti akun Yas Ar menuiskan, "Saya kurang setuju bang Krn setiap daerah yg akan maju pasti ada hal negatif dan positifnya. Dan spt ini akan meningkatkan ekonomi warga setempat...paling rendah tukang parkir ada tambahan bang...skrg lg susah cari Piti bang...anak mau sekolah ...yg salah adalah Pemkot nya knp dulunya di ksh ijin..."

Sementara akun atas nama Moh Zakir Yus menyampaikan, "hasil investigasi (dengan banyak teknik), ditemukan:
1. trapis anak-anak belia yang mayoritas didatangkan dari Medan
2. pakaiannya seksi-seksi
3. ada layanan k***k b***ng
4. ada layanan servis diluar tarif resmi: i**p n**en, oral dan seterusnya
5. karyawan laki dan perempuan berada di bawah atap mess yang sama (siapa yang bisa kontrol apa yang terjadi didalamnya)
6. jika malam hari setelah jam kerja, para trapis keluyuran dengan pakaian2 seksi hingga larut malam, sudah macam lokalisasi saja tidak ada adap buat masyarakat sekitar."
Penulis
: Riki
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)