Tidur Saat Rapat, Menteri Korea Utara Dieksekusi

3.176 view
Tidur Saat Rapat, Menteri Korea Utara Dieksekusi
Hyon Yong-chol.
KOREA, datariau.com - Menteri Pertahanan Korea Utara Hyon Yong-chol telah dieksekusi mati menggunakan senjata anti-pesawat hanya karena tertidur saat rapat, menurut agen mata-mata Korea Selatan. Hyon dieksekusi mati dihadapan ratusan penonton.

Seperti dilansir kantor berita Korsel Yonhap, Hyon dieksekusi karena tertidur dalam sebuah acara yang dihadiri oleh pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un dan tidak melaksanakan instruksi. Padahal Hyon dikenal cukup dekat dengan Kim.

Eksekusi Hyon, menurut para pengamat, diprediksi akan mengganggu stabilitas Korut. Situs berita NK News mengatakan Hyon terakhir kali muncul di media sehari sebelum hari eksekusinya.

Metode eksekusi brutal dan terbuka untuk publik seperti ini, dengan menggunakan senjata anti-pesawat, adalah harga yang harus dibayarkan seorang pejabat Korut yang menunjukkan ketidaksetiaannya.

Namun laporan dari badan intelijen harus selalu diperlakukan dengan skeptisisme. Laporan ini baru dapat dikonfirmasi jika Hyon tidak lagi muncul di hadapan publik.

Sebelumnya, Yonhap melaporkan bahwa banyak pejabat senior Korut yang dieksekusi. Bahkan satu orang setiap minggunya.

Hyon diyakini sudah menjadi jenderal sejak tahun 2010, meski hanya sedikit yang diketahui tentang dirinya. Dia sempat bertugas sebagai anggota komite pemakaman pemimpin Korut terdahulu Kim Jong-il pada Desember 2011. Dia baru ditunjuk sebagai menteri pertahanan Korut tahun lalu.

Kim Jong-un telah melakukan serangkaian pembersihan pejabat sejak naik sebagai pemimpin Korut menggantikan ayahnya. Dan, yang paling menonjol adalah pamannya, Chang Song-thaek. Chang sempat menjadi orang paling berpengaruh nomor dua di Korut.

Chang ditangkap pada Desember 2013 di tengah pertemuan partai dan terbukti bersalah atas pengkhianatan dan langsung dieksekusi. Langkah ini dipandang luas sebagai cara Kim muda mengukuhkan kekuasaannya. (rik)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)