Fraksi PKS: Rekomendasi BK Copot Ketua DPRD Pekanbaru Tidak Sesuai Aturan

Admin
554 view
Fraksi PKS: Rekomendasi BK Copot Ketua DPRD Pekanbaru Tidak Sesuai Aturan

PEKANBARU, datariau.com - Rekomendasi Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru terhadap pencopotan Hamdani dari kursi Ketua DPRD kota Pekanbaru dianggap tak sesuai aturan.

Bahkan, rekomendasi itu bertentangan dengan aturan Peraturan DPRD Kota Pekanbaru Nomor 1 Tentang Tata Beracara BK DPRD Pekanbaru.

Dimana dalam Bagian Kedua Tata Cara Pengaduan Pasal 9 ayat (3) berbunyi bahwa pengaduan yang diajukan memiliki waktu 7 hari setelah kejadian.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Sabarudi, Rabu (27/8/2021), menilai bahwa dari pasal itu saja rekomendasi dari BK DPRD Pekanbaru sudah cacat.

"Putusan ini bertentangan dengan aturan hukum. Pelanggaran terkait keputusan, BK harusnya tidak melanjutkan proses persidangan karena aduan yang disampaikan ke BK itu sudah kadaluarsa," terang Sabarudi.

Kemudian, dalam pasal 11 dibunyikan bahwa pengaduan diajukan ke pimpinan DPRD dengan tembusan kepada BK DPRD.

"Proses ini tidak pernah dapat oleh Hamdani sebagai Ketua DPRD," sambung Sabarudi.

Pelanggaran rekomendasi BK DPRD Pekanbaru ini juga dapat dilihat dari pasal 22, dimana BK DPRD melakukan rapat dengan fraksi teradu untuk menentukan apakah pengaduan dilanjutkan ke jenjang persidangan atau tidak.

"Saya memang dipanggil, dan saya datang, pengaduan itu tidak perlu dilanjutkan dengan alasan bahwa aduan sudah kadaluarsa," paparnya.

Rekomendasi BK DPRD Pekanbaru ini dilangsungkan dalam rapat paripurna pada Senin (26/10) malam dengan dua agenda, yakni Penetapan Pansus 6 Ranperda Kota Pekanbaru dan Pembacaan Keputusan BK DPRD Pekanbaru.