Dukung Polresta Pekanbaru Pasang Plang Karhutla, Tengku Azwendi Fajri: Jangan Beri Ruang Pelaku Pembakar Hutan!

datariau.com
66 view
Dukung Polresta Pekanbaru Pasang Plang Karhutla, Tengku Azwendi Fajri: Jangan Beri Ruang Pelaku Pembakar Hutan!
Foto: Endi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri saat menghadiri pemasangan plang peringatan Karhutla secara simbolis di lahan bekas terbakar di Jalan Arjuna, Rabu (4/11/2026).&l

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mendukung penuh langkah tegas Polresta Pekanbaru dalam penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dukungan itu dsampaikannya saat menghadiri pemasangan plang peringatan Karhutla secara simbolis di lahan bekas terbakar di Jalan Arjuna, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan pemasangan plang karhutla dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Ronny Riantoko Eppang serta dihadiri Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra, Kapolsek Payung Sekaki dan Plt Camat Payung Sekaki.

Tengku Azwendi Fajri menegaskan, tidak boleh ada pembiaran terhadap tindakan yang terbukti melanggar hukum dan mengancam kelestarian lingkungan.

"Tentu kami dari DPRD mendukung penuh langkah tegas Polresta Pekanbaru. Penegakan hukum Karhutla ini harus berjalan sesuai peraturan perundang-undangan. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku yang terbukti melanggar hukum dan mengancam kelestarian lingkungan," kata Azwendi.

Menurut Azwendi, pemasangan plang peringatan tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar mematuhi aturan, terutama terkait perlindungan kawasan hutan.

Ia menambahkan, dampak kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Kebakaran dapat memicu kabut asap yang mengganggu kesehatan, aktivitas pendidikan, hingga perekonomian.

"Kerusakan hutan dan kebakaran lahan ini jelas menimbulkan dampak yang jauh lebih luas. Mulai dari memicu kabut asap yang mengganggu kesehatan, menghambat aktivitas pendidikan dan perekonomian, merusak ekosistem hingga mengancam keberlangsungan kehidupan berbagai makhluk hidup," ujarnya.

Politisi Demokrat itu juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pencegahan terjadinya Karhutla.

"Kolaborasi ini menjadi kunci dalam pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana sesuai ketentuan yang berlaku," tutup Azwendi. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)