DPRD Pekanbaru Dijadwalkan Bahas Ranperda Inisiatif SJUT Usai Pemilu 2024

datariau.com
842 view
DPRD Pekanbaru Dijadwalkan Bahas Ranperda Inisiatif SJUT Usai Pemilu 2024

PEKANBARU, datariau.com - Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) dijadwalkan baru akan dibahas DPRD Pekanbaru usai pelaksanaan Pemilu 2024.

"Ya, karena rekan-rekan anggota dewan lain lagi sibuk pencalegan, mungkin setelah Pemilu akan kami bahas secepatnya untuk perda inisiatif ini," kata Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, Selasa (6/2/2024).

Sigit menyampaikan Ranperda Inisiatif ini sangat penting dibahas secepatnya karena persoalan kabel jaringan semrawut ini masih dikeluhkan masyarakat. Ditambah lagi, pihak provider sampai saat ini masih tetap saja menambah jaringannya di sejumlah titik.

Maka dari itu, Ranperda Inisiatif SJUT yang membahas masalah kabel jaringan ini merupakan prioritas pertama yang akan dibahas oleh DPRD Pekanbaru di tahun 2024

"Selama ini kita tidak mempunyai Perda,

Jadi mereka (provider) memasang tiang dan kabel itu hanya izin dari perangkat RT RW saja, pemasangannya itu pun sesuka mereka dan tidak ada mengindahkan keindahan kota. Tambah lagi, Pemko sampai hari ini belum ada tindakannya terhadap persoalan banyaknya tiang-tiang yang tumbuh dan kabel semrawut ini," jelasnya.

Sigit menyayangkan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjaptel) sebagai organisasi kabel jaringan ini tidak ada bertindak sama sekali.

Padahal, Komisi I DPRD Pekanbaru sudah 9 kali membahas masalah ini dalam rapat dengan Apjaptel dan OPD terkait pemko. Namun, hasilnya asosiasi tersebut melakukan kerapian kabel-kabel semrawut hanya sementara saja.

"Ya, tidak ada kelanjutannya sampai hari ini, semakin semrawutnya pemasangan kabel jaringan ini setidaknya harus dari Pemko menindak walaupun belum ada Perda. Karena, ini sudah sangat mengganggu dan sudah ada korban akibat semrawutnya kabel ini, seolah Apjatel lepas tangan tidak ada imbauan," ungkapnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)