SMM PANEL INDO

Antrean Solar Mengular, DPRD Pekanbaru Desak Pertamina dan Pemerintah Segera Bertindak

datariau.com
254 view
Antrean Solar Mengular, DPRD Pekanbaru Desak Pertamina dan Pemerintah Segera Bertindak
Ilustrasi. (Foto: OpenAI)
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menilai persoalan kelangkaan Solar subsidi tidak hanya terjadi di satu lokasi.

PEKANBARU, datariau.com - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di sejumlah SPBU di Pekanbaru kembali menjadi perhatian DPRD Kota Pekanbaru.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menilai persoalan kelangkaan Solar subsidi tidak hanya terjadi di satu lokasi. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya keterlibatan berbagai pihak untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kelangkaan Solar ini memang di mana-mana. Tapi berkaitan dengan BBM subsidi, tentu harapan kami ada beberapa pihak yang terlibat yang harus bisa menyelesaikan permasalahan itu,” kata Azwendi, Selasa (22/9/2026).

Baca juga:Antrean Solar Mengular, DPRD Pekanbaru Minta Jadwal Pengisian SPBU Diatur


Menurutnya, Pertamina perlu melakukan pemeriksaan dan pengawasan secara berkala terhadap penyaluran BBM subsidi di SPBU. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

“Pertama tentu dari pihak Pertamina harus melakukan pemeriksaan dan pengawasan secara berkala, rutin. Bagaimana kita ketahui bahwasanya subsidi ini kan tentu banyak nanti terjadi penyalahgunaan,” ujarnya.

Azwendi menegaskan, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan Solar di SPBU. Penyaluran juga harus dipastikan tepat sasaran sehingga masyarakat yang memang membutuhkan BBM subsidi tetap memperoleh akses.

Baca juga:Antrean Solar Bikin Jalan Macet, DPRD Riau Desak Pertamina dan Pemda Bergerak Cepat


Selain persoalan ketersediaan, ia menyoroti dampak antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU. Antrean Solar yang mengular hingga badan jalan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu memiliki strategi khusus ketika terjadi antrean panjang akibat keterbatasan pasokan BBM.

“Begitu ada antrean panjang, kemacetan terus, diskriminasi ada juga. Kelompok tertentu mendapatkan, tapi masyarakat tidak mendapatkan BBM. Itu harus diselesaikan masalahnya,” tegasnya.

Baca juga:Antrean Solar Mengular Tiap Hari, Anggota DPRD Pekanbaru Faisal Islami Desak Pertamina Jangan Tutup Mata


Politisi senior Partai Demokrat tersebut juga meminta Pemerintah Provinsi Riau berkoordinasi dengan Pertamina untuk segera mencari solusi atas persoalan kelangkaan Solar.

Menurut Azwendi, masyarakat membutuhkan kepastian, baik terkait ketersediaan BBM maupun jadwal penyalurannya. Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre tanpa kepastian.

“Paling tidak jangan langka seperti ini, jangan macet, jangan antre cukup panjang seperti ini,” sebutnya.

Baca juga:Begini Penjelasan Pertamina Sumbagut Soal Antrean Panjang di SPBU


Ia juga meminta apabila memang terjadi keterbatasan pasokan, kondisi tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya dan dapat menyesuaikan kebutuhan mereka.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)