Ini Dugaan Sementara Penyebab Ratusan Tahanan Sialang Bungkuk Kabur

datariau.com
2.152 view
Ini Dugaan Sementara Penyebab Ratusan Tahanan Sialang Bungkuk Kabur
Riauterkini.com

PEKANBARU, datariau.com - Sedikitnya, 250 lebih tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru melarikan diri secara bersama-sama, Jmat (5/5/2017). Sebanyak 140 lebih tahanan menjelang tengah malam berhasil diamankan lagi.

Sampai saat ini masih simpang-siur penyebab pemberontakan sampai pecah di Rutan yang hanya dijejali lebih seribu tahanan tersebut, namun di media sosial beredar laporan sejumlah instansi terkait penyebab peristwa menghebohkan tersebut.

Seperti laporan yang disebut dari Kasat Bimbingan Masyarakat Polresta Pekanbaru kepada Kapolda Riau. Dalam laporan tersebut, kekacauan bermula adanya bentrok di Blok C yang berisikan 100 tahanan. Petugas jaga bernama Wira lantas melerai bentrok tersebut, namun dalam melakukan tugas Wira diduga memukul salah seorang tahanan.

Tindakan Wira tersebut langsung memicu kemarahan. Ratusan tahanan secara bersama-sama melakukan perusakan fasilitas Rutan dan pada akhirnya menjebol pintu samping dan melarikan diri.

Lebih lanjut, Kasat Binmas menyebutkan, bahwa berdasarkan penjelasan sejumlah tahanan kabur yang berhasil ditangkap, pemukulan yang dilakukan Wira merupakan puncak kemarahan para penghuni Rutan. Selama ini mereka juga mengaku sering mendapat perlakukan tidak manusiawi dari Kepala Petugas Jaga bernama Taufik.

Keluhan lain adalah adanya praktek pungutan liar atau Pungli dilakukan petugas, waktu ibadah dan besuk sangat terbatas dan ketersediaan air minim.

Dalam laporannya tersebut, Kasat Binmas menyebut jumlah tahanan yang kabur sekitar 367 orang dari total penghuni sekitar 1.800 orang.

Selain laporan dari Kasat Binmas Polresta Pekanbaru, di media sosial juga beredar laporan resmi mengenai kronologi kaburnya ratusan tahanan dari Kepala Rutan Kelas II B Haryanto.

Dalam kronologis yang dibuat Haryanto juga disebutkan nama petugas jaga Wira sebagai pemicu kemarahan warga binaan. Mereka minta Wira dan Kepala Pengamanan Rutan (KPR) bernama Taufik dimutasi karena sering berlaku arogan.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait kebenaran laporan dan dokumen kronologis yang sudah beredar di media sosial tersebut.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:tahanan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)