Geger, Poster 'Garuda Ku Kafir' Ditemukan, DPRD Minta Segera Diungkap

datariau.com
2.216 view
Geger, Poster 'Garuda Ku Kafir' Ditemukan, DPRD Minta Segera Diungkap

SEMARANG, datariau.com - Ketua DPRD Kota Semarang, Supriadi menyikapi serius peredaran poster 'Garuda Ku Kafir' di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Semarang. Menurutnya, Rektor harus bertanggung jawab atas selebaran yang berindikasi melecehkan Pancasila itu.

"Rektor harus tanggung jawab atas gerakan itu. Ini jelas melecehkan lambang negara dengan melecehkan burung Garuda sebagai kafir," kata Supriadi di Semarang, Rabu (17/5/2017).

Supriadi pun tak menoleransi perbuatan yang jelas-jelas bernada anti-Pancasila itu. Apalagi poster itu tersebar di Undip, kampus terbesar di Jawa Tengah.

"Kampus itu mencetak generasi intelektual. Seharusnya Kampus harus menggiatkan nilai-nilai Pancasila," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Dalam inspeksi mendadak di kampus Undip, Supriadi mendapatkan sejumlah bukti keberadaan poster itu. Berdasarkan klarifikasi pihak kampus, ada tiga poster yang sempat dicopot di majalah dinding serta satu spanduk besar. Namun Supriadi belum mendapatkan motivasi pelaku membuat poster provokatif itu.

"Mahasiswa itu harus diberi sanksi oleh Kampus dan Kepolisian. Ini jelas penghinaan lambang negara," katanya.

Poster provokasi itu berwarna dasar merah darah dengan latar belakang ilustrasi gambar burung garuda yang seolah berbercak darah. Pada bagian tengah poster tertera tulisan 'Garuda Ku Kafir'. Pada bagian bawah terdapat keterangan, "Depan gedung A Fisip Undip 20 Mei 2017 pukul 15.30 WIB”.

Berdasarkan informasi pihak kampus, ada empat poster ditemukan pada Selasa, 16 Mei 2017. Kemudian pada pukul 17.00 WIB, ditemukan satu poster dan satu spanduk dipasang di kantin Fisip. Barang-barang itu segera dilepas dan disita.

Sebelumnya, lingkungan kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, digegerkan dengan kemunculan poster misterius yang bertuliskan kata-kata provokasi tentang lambang negara Indonesia, Garuda.

Poster ini ditemukan tertempel di dinding sekitar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Undip. Tapi kini semua poster telah dilucuti pihak kampus dan petugas kepolisian.

Kemunculan poster ini cukup menyita perhatian. Bahkan, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriadi, langsung mendatangi Undip untuk memastikan peristiwa itu.

Agar keresahan di Kampus Undip tak berlarut, Supriadi meminta pihak rektorat untuk menyelidiki dan mencari pelaku penyebar poster.

"Kami minta pihak rektorat harus selidiki siapa pelakunya dan siapa yang menggerakkan dan beri sanksi tegas. Kalau perlu proses hukum," ujarnya.

Sementara itu, menurut Humas Undip Semarang, Nuswantoro, dari hasil klarifikasi ke mahasiswa Fisip, poster itu berupa kegiatan mahasiswa yang direncanakan digelar 20 Mei 2017. Tapi kegiatan itu belum izin kepada pihak kampus belum.

"Dekan Fisip telah memastikan bahwa pihaknya tidak menerbitkan izin. Dan tidak ada permohonan izin melakukan kegiatan di kampus oranye," ujarnya.

Editor
: Adi
Sumber
: Viva.co.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)