Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Masyarakat Ragu Divaksin Covid

Ruslan
1.082 view
Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Masyarakat Ragu Divaksin Covid
Foto: Net

DATARIAU.COM - Sebagian masyarakat di Tobago dilaporkan masih ragu untuk melakukan vaksinasi COVID-19. Spesialis komunikasi, Joanne John menduga, paparan misinformasi dan hoaks menjadi penyebab dari masalah tersebut.

"Berkembangnya informasi yang salah atau hoaks di WhatsApp, yang benar-benar berkontribusi menyebabkan orang mempercayai hal-hal yang tidak akurat," kata John dikutip dari newsday.co.tt pada Jumat (12/11/2021).

"Apa yang ingin saya lihat adalah cara mendidik orang tentang cara menavigasi platform media sosial ini dan melihat ketika ada sesuatu yang merupakan berita palsu dan apa yang sebenarnya harus anda cari," tambah John.

John sebelunnya tinggal di Kanada dan menjadi eksekutif senior dengan pemerintah Kanada. Dia mengklaim tidak ada WhatsApp di Ottawa, Kanada sehingga tidak ada yang mengirimkan konspirasi tentang vaksin COVID-19.

Sementara, dokter dan ahli diabetes Dr Maxwell Adeyemi, tak menampik sebagian masyarakat masih belum yakin terhadap vaksin COVID-19.

"Belum lama ini, kami memiliki masalah HPV (human papillomavirus). Ini adalah fakta kehidupan di dunia medis. Namun, dengan perhatian khusus pada COVID-19, ada banyak hoaks dan teori konspirasi," ucap Adeyemi.

Adeyemi mendorong, pemerintah setempat untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya vaksinasi COVID-19. Selain pemerintah, parah tokoh agama dan masyarakat juga perlu dilibatkan agar warga mau divaksin.

"Dinamika terus berubah pada beberapa fakta yang diberikan, sehingga tidak ada tingkat keseimbangan di mana kita bisa merasa nyaman," tambah dia,

Adeyemi yakin, jika masing-masing individu sudah divaksin maka penyebaran COVID-19 bisa dikendalikan.

"(Virus) itu sudah bersama kami selama dua tahun. Tetapi saya percaya bahwa kita harus belajar untuk hidup dengan virus," tutup Adeyemi. (*)

Source: liputan6.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)