TUALANG, datariau.com - Program One Village One Product dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, adalah salah satu program pengembangan satu komoditi unggulan dari setiap desa. Program ini dibuat dengan harapan pengelolaan hasil komoditi dari suatu desa menjadi lebih efisien. Program ini salah satunya juga bisa membuat investor dengan lebih mudah dapat masuk karena setiap desa memiliki produk unggulan yang berbeda-beda.
Berangkat dari situ, Pemerintah Kampung Tualang Kecamatan Tualang Siak, berusaha semaksimal mungkin untuk menonjolkan produk unggulan dari daerahnya. Salah satunya kerajinan tangan yang terbuat dari bahan limbah pabrik setempat.
Dari barang bekas tali packing yang berserakan di pabrik, warga setempat membelinya yang kemudian disulap menjadi kerajinan berupa keranjang motor, tas, tikar dan banyak lagi yang bisa dihasilkan dari barang bekas tersebut.
Hal inilah yang dilakukan oleh Muhammad Nur salah satu warga setempat yang berawal dari iseng-iseng membuat pot bunga untuk digunakan sendiri. Dan kini ia sebagai Ketua UKM Tunas Harapan yang dapat membantu 45 Anggotanya.
"Anggota terdiri dari ibu rumah tangga, agar tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, saat ini kerajinan tangan ini dilakukan di rumah masing-masing," ujar Muhammad Nur.
Bahkan, usaha kerajinan yang beralamatkan di Jalan. Batin Galang Kampung Tualang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak ini sudah banyak memperoleh penghargaan yang diantaranya Juara I Lomba Pengelola Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Kab/Kota Tahun 2012, Juara III Nasional UPPKS, UKM terbaik Siak 2012, UPPKS Terbaik 2012 Siak.
Sementara itu Penghulu Kampung Tualang Juprianto Ssos MIP menyebutkan bahwa kerajinan strapping bekas yang dilakukan warganya telah dilakukan sejak lama. Kerajinan dari barang bekas tersebut dijadikan produk unggulan Kampung Tualang.
"Seperti yang disampaikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, bahwasanya One Village One Product itu harus dilakukan di setiap desa. Jadi pada saat ini kami sudah melakukan proggram tersebut," jelas Juprianto, Ahad (24/9/2017).
Namun pada dasarnya Juprianto mengungkapkan, masih banyak produk-produk kerajinan yang terdapat di Kampung Tualang seperti salah satunya kerajinan tangan berbahan dari Rotan. Tetapi yang menjadi unggulan di kampung tersebut adalah kerajinan barang bekas dari limbah pabrik.
"Karena itu, kami sebagai pemerintah kedepan berkomitmen bagaimana untuk memajukan produk ini bisa dipasarkan hingga ke tengah-tengah masyarakat. Bahkan kita berharap dan berupaya produk tersebut bisa menjadi komoditi ekspor kita ke luar negeri. Dan juga kami berharap lagi kepada masyarakat untuk ikut ambil bagian di dalamnya, termasuk dalam hal pemasaran," harapnya.