Arab Saudi Puasa Ramadan Diperkirakan Kamis 19 Februari 2026

datariau.com
87 view
Arab Saudi Puasa Ramadan Diperkirakan Kamis 19 Februari 2026
Ilustrasi. (Foto: ArrahimID)

RIYADH, datariau.com - Otoritas keagamaan di Arab Saudi dan Mesir diperkirakan akan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada pengamatan hilal (rukyat) dan perhitungan astronomi yang dilakukan kedua negara.

Di Mesir, Dar al-Ifta, lembaga resmi fatwa, mengumumkan bahwa pengamatan hilal akan dilakukan pada Selasa 17 Februari 2026 setelah matahari terbenam. Proses rukyat melibatkan tujuh komite yang terdiri dari ulama dan ahli astronomi dari Dar al-Ifta, Otoritas Survei Mesir, serta Institut Penelitian Astronomi dan Geofisika Nasional (NRIAG).

Berdasarkan perhitungan astronomi, konjungsi (ijtimak) bulan dan matahari terjadi pada 17 Februari pukul 14.02 waktu Kairo, sehingga hilal diperkirakan dapat terlihat dan menandai pergantian bulan.

Sementara itu, Arab Saudi juga menggabungkan metode rukyat dan perhitungan astronomi lokal. Pemerintah menjadwalkan pemantauan hilal pada malam 29 Sya’ban 1447 H, tepatnya pada 17 Februari 2026. Jika hilal terlihat, awal Ramadan akan jatuh pada Rabu, 18 Februari.

Namun, jika hilal tidak terlihat, Sya’ban akan digenapkan menjadi 30 hari dan awal Ramadan ditetapkan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Observatorium Universitas Al-Majma’ah mencatat hilal di Makkah akan terlihat selama sekitar dua menit setelah matahari terbenam, dengan ketinggian 0,5 derajat dan jarak sudut 1,61 derajat dari matahari, sehingga pengamatan membutuhkan ketelitian tinggi.

Prediksi ini sejalan dengan perhitungan astronomi yang digunakan sejumlah negara Timur Tengah lain, termasuk Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

Meski begitu, keputusan resmi tetap menunggu hasil pengamatan hilal oleh masing-masing otoritas keagamaan.

Dengan demikian, umat Islam di Arab Saudi, Mesir, dan beberapa negara di kawasan Teluk diperkirakan akan mulai menjalankan ibadah puasa secara serentak pada 19 Februari 2026, menunggu pengumuman resmi dari masing-masing negara.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)