Hak Jawab, Berita Diduga Pekerjaan Fiktif Salah Satu Perusahaan, Bukan di RAPP dan itu Telah Selesai

Hermansyah
714 view
Hak Jawab, Berita Diduga Pekerjaan Fiktif Salah Satu Perusahaan, Bukan di RAPP dan itu Telah Selesai
Gambar: internet

SIAK, datariau.com - Pada pemberitaan sebelumnya, diduga pekerjaan fiktif, perusahaan di RAPP laporkan penerima down payment (DP) Rp200 juta ke Mapolsek Tualang, Siak, Riau.

Dimana DP tersebut, merupakan uang muka atau pembayaran awal dalam transaksi yang mengurangi total harga, berfungsi sebagai tanda jadi.

SEP dalam keterangan resminya menyampaikan, ia tidak menampik pemberitaan yang menyudutkan dirinya dan tidak pula membantah hal itu.

Akan tetapi, pada berita tersebut terdapat berbagai spekulasi dan informasi miring terhadapnya saat ini. Menurut dia, berita itu bertolak belakang pada kenyataan sebenarnya.

"Saya bantah hal itu, karena bukan RAPP melainkan PT Sxxx, itupun besaran berkisaran Rp215,8 juta, dan telah dilakukan mediasi di Mapolsek Tualang," kata SEP kepada awak media, Kamis (29/1/2026).

"Perihal ini, tentu bukan di RAPP, dan mediasi pun telah selesai dilakukan, ini hanya perselihan kerja saja, perjanjian kerja ini terjadi pada tahun 2023 lalu," jelasnya.

SEP pun menyayangkan pemberitaan sebelumnya, itu pun kurang dan tidak seperti adanya.

"DP itupun dikembalikan kepada pihak pertama, karena tidak dilakukannya project atau pekerjaan yang dimaksud," ujarnya.

"Intinya, persoalan ini telah selesai," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, SEP telah memenuhi panggilan pihak kepolisian setempat dan bukan dalam proses pemeriksaan oleh penyidik di Mapolsek Tualang saat itu, melainkan proses mediasi antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Sekali lagi saya bantah pemberitaan tersebut, dan itupun tidaklah benar, mediasi telah dilakukan, dan persoalan pun telah selesai," pungkasnya.

Adapun judul berita yang tayang pada saat itu, dengan judul, "Diduga Pekerjaan Fiktif, Perusahaan di RAPP Laporkan Penerima DP 200 Juta ke Polsek Tualang Siak".(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)