Harga di Alfamart Menipu, Warga Diimbau Lebih Teliti

38.935 view
Harga di Alfamart Menipu, Warga Diimbau Lebih Teliti
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Adanya laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan ketika berbelanja di salah satu waralaba Alfamart di Kabupaten Pelalawan tepatnya di samping rumah makan Kota Buana Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci mendapat tanggapan dari anggota Dewan Kota Pekanbaru.

Dari hasil temuan Disperindagsar saat melakukan sidak ditemukan untuk produk Nata de Coco pada label tertera harga Rp12.900. Akan tetapi, harga itu berubah menjadi Rp16.000 ketika melakukan pembayaran di kasir.

Karena ritel waralaba Alfamart ini ada dimana-mana dan manajemennya sama, maka Anggota DPRD Kota Pekanbaru turut mengomentari. Seperti dikatakan anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi, atas kejadian ini ia mengimbau kepada masyarakat Pekanbaru agar lebih teliti dalam berbelanja di swalayan terutama pada saat melakukan pembayaran dan cek kembali apakah harga yang ada di label sebuah produk persis sama harganya pada struk belanja.

"Bagi masyarakat Kota Pekanbaru, jika ditemukan keganjilan saat berbelanja dan harga tidak sesuai dengan harga yang tertera di label saat melakukan pembayaran, segera laporkan. Karena hal itu berkenaan dengan undang-undang konsumen dan telah melanggar undang-undang tersebut," kata Roem, Sabtu (19/12/2015).

Politisi PKS ini juga mengatakan, sejauh ini di Kota Pekanbaru belum ada laporan yang masuk ke DPRD Kota Pekanbaru untuk kasus yang sama.

"Jadi kami pada intinya akan menindaklanjuti jika ada kasus tersebut terjadi di Pekanbaru. Dan kami akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan," ujarnya.

Namun demikian, Roem Diani Dewi tetap meminta kepada masyarakat Pekanbaru supaya lebih teliti dalam berbelanja di waralaba dan berharap peristiwa yang terjadi di Alfamart Pelalawan tidak terjadi di gerai Alfamart yang ada di Kota Pekanbaru.

Seperti diketahui, tinjauan Disperindagpas Pelalawan dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat terkait harga barang di Alfamart yang berbeda antara harga yang tertera di rak dengan di kasir, membuat Kadisperindag Pelalawan turun langsung ke Alfamart yang berada di Pangkalankerinci. Dalam sidak yang dilakukan mendadak itu, Kadisperindag Zuerman Das MM turun didampingi Sekretaris Disperindag, Syahrul dan staf Disperindag lainnya.
   
Pada kesempatan itu, Kadisperindag Zuerman Das membeli sejumlah barang. Di antaranya roti, susu dan minuman ringan. Saat membayar di kasir, terjadi selisih harga di salah satu barang yang dibeli yakni Nata de coco, dimana harga barang yang tertera seharga Rp12.900 namun di struk malah tertera Rp16.000. Sementara dua barang lainnya yakni roti dan susu Ultra tak ada perubahan antara harga di rak dengan harga yang tertera di kasir.
 
Atas selisih harga yang dialami langsung oleh Kadisperindag ini, Koordinator Alfamart, Jani menjelaskan, bahwa memang harga Nata de Coco di struk Rp16.000 namun di bawahnya tertera discount harga sebesar Rp3.100, sehingga harga tetap saja sebenarnya sama seperti tertera di rak yakni Rp12.900.

"Beberapa barang di Alfamart memang kami berikan discount seperti itu Pak. Konsep seperti ini memang kebijakan kantor, tapi ini akan menjadi masukan bagi kami saat rapat nanti di Medan," terang koordinator Alfamart samping RM Kota Buana Jani awal pekan kemarin.

Saat disinggung bahwa tak hanya sekali ini saja masyarakat mengeluhkan atas harga yang berbeda, Jani menjelaskan, bahwa ada juga faktor kesalahan dari pihaknya. Karena semestinya, setiap hari ada perubahan harga. Tapi jika masyarakat ada menemukan harga yang tidak cocok, bisa menjelaskan hal ini ke kasir.

"Kami akan layani komplain masyarakat atas perbedaan harga ini," paparnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagsar Kabupaten Pelalawan Zuerman Das mengatakan, bahwa pihaknya menginginkan agar Alfamart memberlakukan harga yang sama, antara harga di rak dengan harga di kasir. Sehingga dengan begitu masyarakat tidak berpikiran negatif kaena selisih harga ini. Karena jika seperti ini, seolah-olah Alfamart memanfaatkan kelengahan konsumen yang jarang melihat struk pembelian.

"Cobalah dirubah konsepnya, jadi harga di rak itu sesuai dengan harga di kasir. Andai kan kalau mau ada discount, ya tulis di rak jangan di struk pembelian. Kan tidak semuanya konsumen jeli melihat sampai ke struk segala. Sudah banyak keluhan masyarakat pada kami terkait harga barang di Alfamart yang berbeda dengan harga di kasir," ujarnya.

Tak hanya itu, Zuerman Das menambahkan, dirinya juga menginginkan agar Alfamart dapat menata kembali baran dagangan dengan menempelkan label harga pada setiap barang.

Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)

(ram)

Tag:Alfamart
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)