Turun Drastis, APBD 2017 Pekanbaru Direncanakan Hanya Rp2,35 Triliun

datariau.com
772 view
Turun Drastis, APBD 2017 Pekanbaru Direncanakan Hanya Rp2,35 Triliun
Riki
Penyerahan draft RAPBD Kota Pekanbaru 2017.

PEKANBARU, datariau.com - APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2017 direncanakan sebesar hanya Rp2,35 triliun. Dari total anggaran tersebut, tahun ini partai politik diberi bantuan sebesar Rp 1 miliar.

Hal itu dibacakan dalam penyampaian pidato pengantar nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) kota Pekanbaru 2017, di ruang paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (18/10/2016) sore, yang dibacakan oleh Wakil Walikota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi mewakili Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Disampaikannya bahwa rencana keuangan tahunan pemerintah daerah saat ini, telah dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD yang nantinya ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Hal ini merujuk melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 31 tahun 2016 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017.

"Merujuk kepada permendagri nomor 31 tahun 2016, maka telah disepakati antara Pemko Pekanbaru dan DPRD Pekanbaru yang dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas  dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disingkronisasikan dengan RAPBD tahun 2017," ujar Ayat Cahyadi dalam penyampaian pidatonya.

Dari RAPBD tahun anggaran 2017 yang dibahas secara bersama-sama tersebut, direncanakan sebesar Rp 2,35 triliun, dengan rincian PAD ditargetkan sebesar Rp 1,01 triliun, Dana Perimbangan ditargetkan sebesar Rp 1,18 triliun dan Pendapatan yang sah ditargetkan sebesar Rp 155,02 miliar.

Sementara, belanja daerah direncanakan Rp 2,30 triliun. Rincian itu meliputi, Belanja Tidak Langsung direncanakan Rp 1,13 triliun, Belanja Tidak Langsung untuk pegawai Rp 1,07 triliun, Belanja Subsidi Rp 15 miliar, Belanja Hibah Rp 21,8 miliar.

"Belanja bantuan keuangan partai politik dianggarkan sebesar Rp1 miliar, belanja tidak terduga Rp17 miliar dan belanja langsung direncanakan sebesar Rp1,17 triliun," jelasnya.

Di lain hal, penerimaan pembiayaan daerah ditargetkan Rp 1,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 46,30 miliar.

Dari nilai APBD yang direncanakan tahun 2017 ini, mengalami penurunan drastis dibandingkan APBD 2016 yang nilainya Rp 3,1 triliun lebih, dengan rincian, pendapatan Rp.2.821.193.205.312 dan belanja Rp.3.075.707.629.485 yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp.1.199.792.841.853 dan belanja tidak langsung Rp.1.875.914.787.632. Mengalami defisit Rp.254.514.424.173.

Selanjutnya untuk pembiayaan yang terdiri dari penerimaan Rp.280.764.424.173 dan pengeluaran Rp.26.250.000.000 maka pembiayaan netto Rp.254.514.424.173 maka sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan Rp.0,-

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)