DPRD Sayangkan Pemko Pekanbaru Tidak Prioritaskan Alkes RSUD

datariau.com
1.464 view
DPRD Sayangkan Pemko Pekanbaru Tidak Prioritaskan Alkes RSUD

PEKANBARU, datariau.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas C Pekanbaru yang berada di Jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan dinilai tidak berjalan secara maksimal jika tetap beroperasi di tahun 2018 mendatang.

Pasalnya, rumah sakit yang dibangun menggunakan APBD kota Pekanbaru pada anggaran Multyear 2013-2016 tersebut tidak menjadi skala prioritas oleh pihak Pemerintah Kota termasuk dari segi pengadaan alat kesehatan (Alkes).

"Otomatis pelayanan kesehatan masyarakat di tahun 2018 di rumah sakit Kota Pekanbaru tidak berjalan secara maksimal," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amreil Selasa (19/12/2017).

Tidak akan maksimalnya pelayanan RSUD Pekanbaru tersebut, lanjut Roni, akibat dari Pemerintah Kota Pekanbaru kini terkesan lebih fokus kepada pembangunan pusat Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya dan sampah yang memakan anggaran Multiyaer sebesar Rp533 Miliar.

Sementara pembangunan RSUD Kota Pekanbaru yang hanya dianggarkan sebesar Rp15 miliar di tahun 2018 dinilai sangat kecil untuk menunjang kebutuhan rumah sakit tersebut.

"Dana Rp15 miliar tersebut hanya diperuntukkan untuk persiapan SDM dan polinya. Hal ini yang sangat kita sayangkan, padahal pembangunan RSUD Kota Pekanbaru hanya membutuhkan anggaran Rp40 miliar lagi untuk menyelesaikan pembangunan fisiknya. Sampai sekarang persiapan pembangunan fisik sudah mencapai 82 persen. Artinya, dengan tinggal beberapa persen lagi, seharusnya hal ini menjadi skala prioritas oleh Pemko Pekanbaru," ujar Politisi Golkar ini lagi.

Roni juga menyayangkan tidak diprioritaskannya pengadaan Alkes, padahal Alkes tersebut kebutuhan sangat penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kita menyayangkan anggaran alat kesehatan yang juga tidak menjadi skala prioritas oleh pemerintah kota Pekanbaru. Padahal anggaran yang dibutuhkan untuk alkes Rp168 miliar. Sebenarnya, kalau pemerintah kota Pekanbaru fokus memberikan pelayanan kesehatan bisa saja dianggarkan melalui APBD 2017 ini. Tetapi Pemko Pekanbaru lebih fokus pada pembangunan pusat perkantoran dan sampah," ulasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir mengatakan, sejauh ini perkembangan pembangunan fisik RSUD Kelas C Kota Pekanbaru sudah berjalan 82 persen. Untuk tahun 2018 nantinya, operasional RSUD sudah bisa beroperasi namun masih fokus kepada rawat jalan terlebih dahulu.

"Kita jalankan dengan memfokuskan rawat jalan saja, sebab peralatan kesehatan kita belum ada. Kami dari Diskes hanya menggunakan dan mengoptimalkan alat kesehatan yang ada di Puskesmas untuk kita pakai di RSUD. Hanya itu yang bisa kita perbuat untuk tahun 2018 nantinya," ungkap Helda.

Disamping itu, pihaknya di Diskes akan mempersiapkan SDM dan menyusun teknis manajemen RSUD Kota Pekanbaru tersebut. Sementara terkait alat kesehatan Helda mengakui bahwa Alkes memang menjadi kendala.

"Alat kesahatan memang menjadi kendala, sebab kita belum bisa diberikan bantuan karena RSUD Kota Pekanbaru belum beroperasi dan belum terdaftar di Kementrian Kesehatan RI.  Namun kita berusaha mencari jalan lain seperti akan mengajukan permohonan anggaran ke Provinsi Riau," pungkas Helda.

Penulis
: Myus
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Alkes
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)