PEKANBARU, datariau.com - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK sangat peduli terhadap bawahannya, terbukti pada hari Senin (04/12/2017) kemarin, AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK datang untuk membesuk Aiptu Poniran dan istri Yendri Fida di RS Bhayangkara Pekanbaru.
Adapun anggota Polri beserta istrinya ini, mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Jalan Danau Buatan, sehingga Aiptu Poniran tidak dapat melaksanakan tugasnya dikantor. Dengan demikian Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK segera membesuknya untuk melihat keadaan anggota tersebut.
Diketahui kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tersebut, terjadi pada Ahad, 3 Desember 2017 sekira pukul 21.00 WIB, di daerah penurunan Danau Buatan Pekanbaru.
Kecelakaan itu terjadi antara sepeda motor dengan sepeda motor, sehingga atas insiden tersebut Aiptu Poniran beserta istri dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan intensif.
Disamping itu, Wakapolresta Pekanbaru yang didampingi Kapolsek Kota, Wakasat Binmas, Kasubbag Humas dan Panit Sabhara Polsek Kota juga menjenguk Aiptu Poniran di RS Bhayangkara di Jalan Kartini Pekanbaru.
Dari bentuk kepedulian seorang pimpinan terhadap bawahanya, sangat dinanti oleh seluruh Personil Polresta Pekanbaru, khususnya disaat Personil tersebut dalam keadaan lemah tubuh atau sakit, baik yang terbaring dirumah maupun di rumah sakit.
Hal ini dilakukan oleh Wapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK tersebut, tetap akan dilanjutkan dengan kegiatan yang sama. Kapolresta yang diwakili oleh Wakapolresta Pekanbaru serta Kapolsek Kota, Wakasat Binmas dan Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru yang menyambangi anggota Polri yang sakit tersebut, juga didatangkan dua orang Ustadz untuk membacakan do'a dan memberikan semangat bagi anggota Polri dan istri itu.
"Dengan mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti anggota sendiri, kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya," kata AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK.
Ditambahkanya, "Menjenguk orang sakit termasuk Amal Shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah SAW kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya," tuturnya.
"Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya," ungkap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK tersebut.
Rasulullah shallallahu alahi wassallam bersabda:
"Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo'akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba." (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).
Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:
"Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh." (HR. al-Bukhari).
Atau doa:
"Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu." (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud).