SMM PANEL INDO

Yayasan Mahratu Serahkan Patron Motif Songket “Tajuk Puteri” kepada LAMR Pekanbaru

datariau.com
127 view
Yayasan Mahratu Serahkan Patron Motif Songket “Tajuk Puteri” kepada LAMR Pekanbaru
Foto: Ist.
Yayasan Mahratu secara resmi menyerahkan pola patron motif tenun songket modifikasi “Tajuk Puteri” kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Selasa (15/9/2026).

PEKANBARU, datariau.com - Yayasan Mahratu secara resmi menyerahkan pola patron motif tenun songket modifikasi “Tajuk Puteri” kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Selasa (15/9/2026).

Patron tersebut diterima langsung Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, S.M., M.M.

Prosesi penyerahan patron menjadi bagian dari rangkaian Seminar Budaya Melayu Riau sekaligus peluncuran buku berjudul “Upaya Pelestarian Dan Pengembangan Khazanah Kemilau Tenun Songket Sebagai Budaya Melayu Di Pekanbaru - Riau: Menjunjung Tuah, Marwah Negeri” yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Penyerahan patron motif “Tajuk Puteri” tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga orisinalitas karya seni tenun khas Melayu Riau sekaligus memastikan keberlangsungannya dapat diwariskan kepada generasi penerus.

Patron ini nantinya menjadi standar acuan bagi para penenun di Kota Pekanbaru dalam memproduksi motif “Tajuk Puteri” yang memiliki nilai filosofis dan merepresentasikan kekayaan budaya Melayu Riau.

Selain sebagai pedoman dalam proses produksi, penyerahan patron kepada lembaga adat juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap karya intelektual motif tenun daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong regenerasi pengrajin tenun, khususnya dari kalangan generasi muda, sehingga keberadaan tenun songket sebagai salah satu identitas budaya Melayu tetap lestari dan berkembang.

Upaya ini juga berkaitan dengan rencana pengusulan arsip seni tenun songket Pekanbaru sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)