Wanita Ini Terlilit Utang Rp 40 Juta di 24 Aplikasi Pinjol, Diteror Debt Kolektor Hingga Mau Bunuh Diri

Ruslan
2.194 view
Wanita Ini Terlilit Utang Rp 40 Juta di 24 Aplikasi Pinjol, Diteror Debt Kolektor Hingga Mau Bunuh Diri
Foto: beritajatim
Guru TK terlilit utang online di Malang.

MALANG, datariau.com - Kabar seorang guru TK asal Malang, sebut saja namanya Mawar, yang terlilit utang Rp 40 juta dari 24 aplikasi pinjaman online (pinjol), kini menjadi trending topik media.

Keseharian Mawar harus dihabiskan dengan teror-teror dari para debt kolektor. Padahal Mawar awalnya hanya meminjam uang Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu dari 5 aplikasi pinjol.

Kepada tugumalang.id, Mawar bercerita jika awal mula dirinya nekat melakukan pinjaman uang ini karena kebijakan di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) tempat ia bekerja selama 12 tahun mewajibkan semua guru memiliki ijazah S1.

"Saya itu lulusan D2 dan gaji saya di TK hanya Rp 400 ribu per bulan, sedangkan untuk kuliah itu biayanya Rp 2,5 juta per semester. Lalu saya dikenalkan aplikasi pinjaman online sama teman-teman saya. Kemudian awalnya saya pinjam di 5 aplikasi karena ada limit pinjaman (setiap aplikasi memiliki limit antara Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu sekali pinjam)," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (18/05/2021).

Tergiur mendapatkan uang secara mudah, Mawar tanpa pikir panjang langsung menyetorkan data diri sampai foto KTP.

Ternyata bunga pinjaman tersebut mencapai 100 persen dari jumlah nominal yang ia pinjam, namun Mawar tetap menyanggupi hal tersebut karena terhimpit biaya kuliah. Belum lagi waktu jatuh tempo yang sangat pendek, ia bercerita jika waktu jatuh tempo di pinjol tersebut 5 hari.

"Saya awalnya hanya pinjam Rp 600 ribu, lalu saya harus bayar Rp 1,2 juta. Lalu sebenarnya waktu jatuh tempo itu 7 hari, tapi saya sudah diteror saat masih berjalan 5 hari," bebernya.

Sejak saat itu, hari-hari mawar berubah 180 derajat karena teror-teror para debt kolektor yang terus menerus menelepon dirinya, keluarga, bahkan teman kerja dan atasannya.

Tak tahan terus menerus diteror, Mawar memutuskan untuk meminjam ke aplikasi pinjol lain untuk membayar utang di aplikasi sebelumnya. Namun, strategi tutup lubang buka lubang tersebut justru jadi bumerang bagi perempuan berhijab ini.

"Saya bayar hutang dengan berhutang itu, saya akhirnya sampai terlilit hutang Rp 40 juta dari 24 aplikasi pinjol berbeda," kenangnya pilu.

Teror yang diterima Mawar makin menjadi-jadi, bahkan debt kolektor tersebut sampai meneror di sosial media. Selain menelepon Mawar, para debt kolektor juga membuat grup Facebook yang isinya akun-akun milik Mawar, Suami Mawar, Anak-anak Mawar dan Keluarganya.

"Saya diteror katanya suruh jual diri buat melunasi hutang saya. Mereka bahkan sampai membuat grup Facebook donasi untuk saya," ungkapnya.

Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)