DATARIAU.COM - Rumah sakit di New York, Amerika Serikat, mulai memecat atau
menskors petugas kesehatan yang tidak
mengindahkan perintah negara untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Kondisi ini
menyebabkan rumah sakit kekurangan staf dan harus menunda beberapa operasi serta membatasi
layanan rumah
sakit.
Walikota New York City Bill de Blasio mengatakan pada
konferensi pers, rumah sakit di kota itu belum melihat dampak besar dari
diwajibkannya vaksin ini. Dia justru khawatir dengan tingkat vaksinasi yang
rendah pada sejumlah daerah di negara tersebut.
Seorang juru bicara Catholic Health, salah satu penyedia
layanan kesehatan terbesar di Western New York, menjelaskan mereka telah
memenuhi semua kewajiban, menghitung jumlah anggota staf yang telah divaksin,
staf yang termasuk pengecualian, dan beberapa yang telah diskors tanpa mendapat
upah.
Jo Anne Cavanaugh, juru bicara
Catholic Health, menolak mengatakan ada berapa banyak petugas yang telah
diskors atau diberikan pengecualian karena alasan medis atau agama.
Pusat Medis Erie County di Buffalo menunda operasi rawat inap
dan berhenti menerima pasien perawatan intensif dari rumah sakit lainnya karena
adanya persiapan pemecatan ratusan karyawan yang tidak divaksin, jelas juru
bicara Peter Culter.
"Kami harus membuat keputusan di mana kami dapat
sementara membuat perubahan yang dapat kami pastikan layanan di area lainnya
sebisa mungkin terkena sedikit dampak," jelas Cutler. "Secara keuangan,
ini adalah masalah besar," kata dia seperti
dilansir dari laman Reuters, Selasa (28/9).
Presiden Joe Biden dan sejumlah pejabat mendesak agar warga
Amerika yang belum divaksinasi mau disuntik vaksin. Sebagian warga menolak
dengan alasan agama atau kesehatan.
Departemen kesehatan New York mengeluarkan perintah pada
bulan lalu yang mewajibkan semua petugas kesehatan menerima setidaknya dosis
pertama vaksin Covid-19.
Dari 43.000 karyawan di 11 rumah sakit umum di New York City,
sekitar 5.000 orang tidak divaksinasi, kata Dr. Mitchell Katz, kepala Kesehatan
Rumah Sakit NYC, pada jumpa pers dengan de Blasio.
?Petugas kesehatan yang dipecat atau menolak untuk divaksin
tidak akan memenuhi syarat untuk asuransi pengangguran kecuali mereka dapat
memberikan permintaan akomodasi medis yang disetujui oleh dokter yang sah,? jelas gubernur
New York Kathy Hochul. (*)
Source : merdeka.com