Tolak Divaksin Covid-19, Staf Rumah Sakit di New York Langsung Dipecat

Sindy Aprilia Dwiyanti
94 view
Tolak Divaksin Covid-19, Staf Rumah Sakit di New York Langsung Dipecat
Gambar : koran-jakarta.com

DATARIAU.COM - Rumah sakit di New York, Amerika Serikat, mulai memecat atau menskors petugas kesehatan yang tidak mengindahkan perintah negara untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Kondisi ini menyebabkan rumah sakit kekurangan staf dan harus menunda beberapa operasi serta membatasi layanan rumah sakit.

Walikota New York City Bill de Blasio mengatakan pada konferensi pers, rumah sakit di kota itu belum melihat dampak besar dari diwajibkannya vaksin ini. Dia justru khawatir dengan tingkat vaksinasi yang rendah pada sejumlah daerah di negara tersebut.

Seorang juru bicara Catholic Health, salah satu penyedia layanan kesehatan terbesar di Western New York, menjelaskan mereka telah memenuhi semua kewajiban, menghitung jumlah anggota staf yang telah divaksin, staf yang termasuk pengecualian, dan beberapa yang telah diskors tanpa mendapat upah.

Jo Anne Cavanaugh, juru bicara Catholic Health, menolak mengatakan ada berapa banyak petugas yang telah diskors atau diberikan pengecualian karena alasan medis atau agama.

Pusat Medis Erie County di Buffalo menunda operasi rawat inap dan berhenti menerima pasien perawatan intensif dari rumah sakit lainnya karena adanya persiapan pemecatan ratusan karyawan yang tidak divaksin, jelas juru bicara Peter Culter.

"Kami harus membuat keputusan di mana kami dapat sementara membuat perubahan yang dapat kami pastikan layanan di area lainnya sebisa mungkin terkena sedikit dampak," jelas Cutler. "Secara keuangan, ini adalah masalah besar," kata dia seperti dilansir dari laman Reuters, Selasa (28/9).

Presiden Joe Biden dan sejumlah pejabat mendesak agar warga Amerika yang belum divaksinasi mau disuntik vaksin. Sebagian warga menolak dengan alasan agama atau kesehatan.

Departemen kesehatan New York mengeluarkan perintah pada bulan lalu yang mewajibkan semua petugas kesehatan menerima setidaknya dosis pertama vaksin Covid-19.

Dari 43.000 karyawan di 11 rumah sakit umum di New York City, sekitar 5.000 orang tidak divaksinasi, kata Dr. Mitchell Katz, kepala Kesehatan Rumah Sakit NYC, pada jumpa pers dengan de Blasio.

“Petugas kesehatan yang dipecat atau menolak untuk divaksin tidak akan memenuhi syarat untuk asuransi pengangguran kecuali mereka dapat memberikan permintaan akomodasi medis yang disetujui oleh dokter yang sah,” jelas gubernur New York Kathy Hochul. (*)

Source : merdeka.com