Teror Anjing Gila, Seorang Bocah SD Diterkam

1.969 view
Teror Anjing Gila, Seorang Bocah SD Diterkam
Gambar: Gopos.id

Kepala Desa Talubongga, Isnandar menuturkan, korban anjing gila lainnya, digigit saat sedang beraktivitas usai salat Idul Adha, Jumat (31/7/2020). Ketika itu, korbannya adalah seorang ibu dan anak.

Sebelumnya, Balai Karantina Hewan Kendari telah menggelar kegiatan vaksinasi rabies sedunia pada 4 Oktober 2021. Selain itu, Balai Karantinas juga melakukan kampanye tentang rabies dan tidak menyebarkan ketakutan mengenai penyakit rabies.

Pada saat itu, sebanyak 200 ekor kucing dan anjing diberikan vaksinasi rabies. Di Sultra, lalulintas kucing dan anjing cukup tinggi.

Hingga September 2021 lalu lintas keluar ada 5 ekor Anjing dan 29 ekor kucing, sementara untuk anjing dan kucing masuk, ada sekitar 41 ekor Anjing dan 85 ekor kucing.

Dibanding tahun 2020, anjing keluar Sultra sebanyak 4 ekor dan kucing 32 ekor. Sedangkan untuk hewan masuk, terdaftar 15 ekor anjing dan 43 ekor kucing. Total dalam rentang waktu 2020 -2021, kenaikan lalulintas anjing 28 persen, sedangkan kucing 43 persen.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting berharap adanya vaksinasi dapat menjadikan Sultra dan sejumlah kota bebas dari rabies.

?Hari rabies jatuh pada 28 september setiap tahunnya, dan pada tahun ini kami adakan kembali vaksinansi rabies, dimana kita bekerjasama dengan PDHI Sultra dan instansi terkait, dengan harapan daerah kita dapat terbebas rabies? jelas Ginting.

Seperti diketahui, rabies merupakan penyakit dengan 100 persen dapat dicegah. Namun, lebih dari 59.000 orang meninggal di seluruh dunia setiap tahun akibat rabies ini. (*)

Source: liputan6.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)