Tabrakan Kereta Api di Bekasi: 14 Korban Meninggal, 84 Dirawat

datariau.com
143 view
Tabrakan Kereta Api di Bekasi: 14 Korban Meninggal, 84 Dirawat
Foto: Detik.com
Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam tadi.

DATARIAU.COM - Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam tadi, mengakibatkan korban meninggal dunia 7 orang dan 81 lainnya dalam penanganan medis karena luka-luka. Data terbaru ini dikutip rri.co.id pada Selasa (28/4/2026) pagi ini pukul 07.00 Wib.

Namun dikutip CNNIndonesia.com update jumlah korban terbaru pada pukul 08.45 Wib korban meninggal dunia menjadi 14 orang dan luka-luka dalam perawatan 84 orang.

Insiden ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL.Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyampaikan data terbaru korban dalam peristiwa tersebut. Selain korban meninggal, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

"Data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan proses evakuasi korban kecelakaan kereta api Bekasi dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan. Proses ini melibatkan Basarnas dan berbagai unsur terkait di lokasi kejadian.

"Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan. Jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan eh evakuasi ke stasiun Bekasi," ucap Bobby.

Sementara itu, operasional KRL masih dibatasi hingga Stasiun Bekasi. Kebijakan ini diambil karena proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung.

"Operasional kereta walaupun Commuter Line belum bisa kami operasikan untuk naik dan turun di stasiun Bekasi Timur ini. Untuk Commuter Line kami batasi sampai di stasiun Bekasi," ucapnya.

Bobby juga memastikan tidak ada petugas kereta api yang menjadi korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Fokus penanganan saat ini masih pada evakuasi dan pemulihan operasional.

Berdasarkan informasi awal, insiden bermula dari sebuah taksi yang tertabrak KRL di perlintasan. Setelah proses evakuasi awal, kecelakaan lanjutan terjadi di lokasi yang sama.

Kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta-Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut.

Sumber:
rri.co.id
CNNIndonesia.com

Tag:bekasiKrl
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)