Shopee Investigasi Kasus Beli HP Dapat Kardus Kosong, Bos Xiaomi Ada Dua Kemungkinan!

Ruslan
2.775 view
Shopee Investigasi Kasus Beli HP Dapat Kardus Kosong, Bos Xiaomi Ada Dua Kemungkinan!
Potongan video unboxing kardus kosong yang seharusnya berisi ponsel Redmi dari toko resmi Xiaomi di Shopee. Video diunggah ke YouTube pada 24 Oktober 2021. 

DATARIAU.COM - Belakangan ini, beredar sebuah video viral yang menampilkan seorang pelanggan Shopee menerima kardus kosong tanpa isi apapun. Padahal, kardus semestinya berisi dua unit ponsel Redmi yang dia bali dari toko resmi Xiaomi di marketplace tersebut.

Country Director Xiaomi Indonesia, Alvin Tse mengatakan pihaknya tengah bekerja sama dengan Shopee untuk menginvestigasi kejadian itu.

Menurut Alvin, ada dua kemungkinan mengapa konsumen bisa mendapatkan kardus kosong. Kemungkinan pertama ialah adanya oknum pada proses pengiriman yang bermain curang.

Alvin mengatakan oknum-oknum ini mungkin saja berkeliaran. Apalagi, stok ponsel termasuk Xiaomi juga sedang terdampak kelangkaan chip secara glonal.

"Dengan situasi ini, banyak oknum yang berusaha mencari keuntungan, salah satunya dengan memanfaatkan (mencuri) proses pengiriman," ujar Alvin mengutarakan dugaannya kepada KompasTekno dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/11/2021).

Menurut Alvin, Xiaomi selaku pihak penjual tidak bisa memantau pengiriman melalui mitra logistik karena hal tersebut berada di bawah kendali marketplace, yaitu Shopee.

Oknum ini sendiri, lanjut Alvin, tidak bisa dipantau langsung oleh Xiaomi lantaran dikontrol oleh pihak e-commerce, yakni Shopee.

"Oleh karena itu, kami meminta Shopee untuk segera melakukan investigasi terhadap mitra logistiknya, dalam hal ini JNT," imbuh Alvin.

Kemungkinan kedua, dari sisi pembeli

Potongan video unboxing kardus kosong yang seharusnya berisi ponsel Redmi dari toko resmi Xiaomi di Shopee. Video diunggah ke YouTube pada 24 Oktober 2021.

Shopee melakukan refund dana pembeli.

Potongan video unboxing kardus kosong yang seharusnya berisi ponsel Redmi dari toko resmi Xiaomi di Shopee. Video diunggah ke YouTube pada 24 Oktober 2021.

Shopee melakukan refund dana pembeli.

Kemungkinan kedua, dalam kasus macam begini, lanjut Alvin, adalah adanya perbuatan curang yang dilakukan oleh pihak pembeli

Oknum di kemungkinan kedua ini, menurut Alvin, biasanya bakal membungkus ulang (repackage) pesanannya dan mencoba untuk mendapatkan pengembalian dana, meski barang yang dibeli sebenarnya sudah diterima.

Meski demikian, hal itu belum bisa dipastikan lantaran proses investigasi dari pihak Shopee memang sedang berlangsung.

Untuk tahap awal, Xiaomi meminta Shopee mengembalikan dana ke pembeli, setelah itu baru proses investigasi dilanjutkan.

"Ketika kami menemukan apa yang sebenarnya terjadi, maka kami akan memberikan pernyataan resmi ke publik," pungkas Alvin.

Shopee sedang investigasi

Sebelumnya, Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait konsumen mendapatkan kardus kosong tadi dan sudah menyelesaikan kpersoalan secara langsung dengan pembeli.

Saat ini, lanjut Radynal, pihak Shopee juga melakukan investigasi secara menyeluruh untuk menemukan fakta-fakta terkait kasus yang dialami sang pembeli ponsel Xiaomi.

"Jika terbukti ada pelanggaran tindak pidana, kami akan proses sesuai aturan yang berlaku, agar kejadian serupa tidak terulang dan memastikan keamanan transaksi di masyarakat tetap terjaga," ujar Radynal ketika dihubungi KompasTekno, Kamis (4/11/2021).

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)